Taipei, 23 Juli (CNA) Dua pekerja migran Indonesia (PMI) hilang kontak ditangkap pada Kamis (23/7) atas perkelahian dengan menggunakan senjata tajam di Kabupaten Nantou pada Rabu sore yang telah menewaskan seorang PMI, kata kepolisian.
Kantor Polisi Puli dalam rilis pers pada Kamis siang mengatakan perkelahian menggunakan senjata tajam yang diduga melibatkan PMI hilang kontak ini terjadi di jalan pertanian Gang 204, RT Hecheng, Kelurahan Puli pada pukul 18.36.
Setelah menerima laporan, petugas segera menuju lokasi kejadian dan membawa dua pekerja migran ke rumah sakit, dengan salah satunya meninggal dunia akibat luka berat, sementara seorang lainnya telah menjalani operasi dan selesai menjalani pemeriksaan kepolisian, kata kantor polisi.
Baca juga: PMI tewas dalam bentrokan di Nantou
Kepolisian segera membentuk satuan tugas dan meminta Kantor Kejaksaan Distrik Nantou untuk memimpin penyidikan, kata kantor polisi.
Setelah melakukan pengumpulan bukti di lokasi kejadian, memeriksa rekaman kamera pengawas, serta meminta keterangan saksi, kepolisian menetapkan PMI hilang kontak berinisial "J" sebagai tersangka yang diduga melakukan penikaman.
Kepolisian terus melakukan pengejaran dan pada Kamis berhasil menangkap "J" dan "AH" di Desa Guoxing, kemudian menyerahkannya ke kejaksaan atas dugaan tindak pidana pembunuhan dan pelanggaran hukum lainnya.
Kasus ini masih dalam penyidikan untuk memperjelas kronologi, kata Kantor Polisi Puli, menambahkan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap tindak kekerasan dan akan terus memburu pihak-pihak lain yang terlibat, memproses sesuai hukum, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
(Oleh Cheng Wei-chen dan Jason Cahyadi)
Selesai/ja