Taipei, 27 Mar. (CNA) Kabinet Taiwan telah mengadopsi serangkaian langkah sebagai respons terhadap dampak ketegangan di Timur Tengah terhadap pasar dan harga energi global, termasuk menjaga harga gas alam rumah tangga dan gas petroleum cair (LPG) tetap tidak berubah pada bulan April.
Wakil Perdana Menteri Cheng Li-chiun (鄭麗君) menyetujui langkah-langkah tersebut, yang juga mencakup pembekuan harga pupuk, dalam sebuah rapat stabilisasi harga yang ia pimpin pada Kamis (26/3).
Dalam rapat tersebut, wakil perdana menteri mengatakan bahwa harga gas alam rumah tangga dan LPG sangat terkait dengan biaya makan dan restoran, dan untuk menstabilkan harga, ia menginstruksikan pemasok minyak milik negara, CPC Corp. Taiwan, untuk menjaga harga gas alam rumah tangga dan LPG pada bulan April tetap tidak berubah.
Ia juga mengarahkan Kementerian Urusan Ekonomi (MOEA) untuk berkoordinasi dengan pemasok domestik utama guna menstabilkan harga LPG.
Selain itu, Cheng meminta lembaga pemerintah untuk memantau secara ketat pasokan dan harga kebutuhan pokok harian seperti kantong plastik dan membangun platform untuk menstabilkan pasokan alat kesehatan guna memastikan tidak terjadi kekurangan atau gangguan.
Dilaporkan bahwa Taiwan menghadapi kekurangan kantong plastik karena perang Amerika dan Israel terhadap Iran di Timur Tengah telah memengaruhi pasokan bahan baku petrokimia global.
Dalam sebuah pernyataan setelah rapat, Kabinet mengatakan cadangan minyak dan gas alam domestik saat ini melebihi persyaratan hukum, dengan pasokan gas alam sepenuhnya terjamin dari Maret hingga Mei.
Impor gas alam non-Timur Tengah akan ditingkatkan mulai Juni, demikian disampaikan.
Gas alam menyumbang sekitar setengah dari pembangkit listrik di Taiwan.
Selesai/IF