Kepolisian Tainan gagalkan dugaan penipuan NT$900.000 terhadap WNI

19/03/2026 13:35(Diperbaharui 19/03/2026 13:36)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Departemen Kepolisian Kota Tainan)
(Sumber Foto : Departemen Kepolisian Kota Tainan)

Taipei, 19 Mar. (CNA) Kepolisian Tainan mengatakan mereka pada Selasa (18/3) telah menggagalkan dugaan penipuan terhadap seorang wanita warga negara Indonesia (WNI) yang hendak menarik uang tunai NT$900.000 (Rp478 juta) dengan tujuan "membeli rumah" di tanah air melalui transfer.

Kepada CNA, Kantor Polisi II Tainan hari Rabu mengatakan bahwa WNI berusia 35 tahun itu hendak menarik NT$900.000 secara langsung di sebuah kantor pos di Distrik Tengah Barat, lalu mentransfernya ke Indonesia.

Wanita itu mengaku akan "membeli rumah" di Indonesia, tetapi tidak mengetahui detail pembelian, foto rumah, maupun kontrak terkait, kata kantor polisi.

Setelah menerima laporan, petugas segera tiba di lokasi dan mendapati wanita itu tidak dapat menjelaskan secara jelas rincian transfer, dan prosedur pembelian rumahnya tidak sesuai dengan proses pada umumnya.

Polisi pun mencurigai adanya penipuan dan langsung membujuknya untuk menghentikan transaksi, hingga akhirnya ia membatalkan penarikan uang.

Kepolisian menyatakan bahwa sebagian warga asing yang bekerja di Taiwan biasanya rutin mengirim uang ke kampung halaman, tetapi menarik uang tunai terlebih dahulu lalu mentransfernya kembali tidak sesuai dengan prosedur umum, yang menunjukkan mereka mulai menjadi sasaran kelompok penipuan.

(Oleh Chang Jung-hsiang dan Jason Cahyadi)

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.