CRIF: Taiwan hadapi kenaikan harga karena perang Iran

25/03/2026 19:06(Diperbaharui 25/03/2026 19:06)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 25 Maret (CNA) Taiwan menghadapi peningkatan risiko terhadap harga konsumen dan pasokan energi seiring perang Amerika Serikat-Iran memasuki minggu keempat, dengan tekanan yang meningkat pada rantai pasokan dan biaya rumah tangga, menurut lembaga informasi kredit CRIF Taiwan.

CRIF mengatakan konflik yang berkelanjutan dapat memengaruhi stabilitas pasokan energi, harga minyak, harga konsumen, dan pergerakan nilai tukar di Taiwan.

Lembaga tersebut mengatakan blokade yang sedang berlangsung di Selat Hormuz dapat mencegah pengiriman gas alam dari Qatar tiba sesuai jadwal, sehingga meningkatkan tekanan pada pasokan Taiwan.

CRIF mencatat bahwa perusahaan menghadapi tekanan berlipat ganda ketika harga minyak naik dan dolar Taiwan melemah karena impor minyak mentah dan gas alam dihargai dalam dolar AS.

Organisasi tersebut mengatakan kenaikan harga minyak dari US$80 (Rp1,35 juta) menjadi US$120 per barel, dikombinasikan dengan depresiasi dolar Taiwan dari NT$31 (Rp16,394) menjadi NT$32,5 per dolar AS, akan membuat perusahaan mengalami kerugian harga minyak dan mata uang secara bersamaan.

CRIF mengatakan daya beli riil dolar Taiwan telah menurun sekitar 3 persen hingga 5 persen sejak perang dimulai, sehingga meningkatkan tekanan inflasi pada impor.

Lembaga tersebut melaporkan bahwa biaya solar yang digunakan dalam logistik massal telah meningkatkan biaya bahan bakar pengiriman dan kurir sekitar NT$5 hingga NT$10 per pesanan.

CRIF mengatakan peningkatan biaya tambahan pengiriman udara dan laut telah menaikkan biaya impor, dengan harga supermarket untuk daging sapi impor, produk susu, dan buah-buahan naik sekitar 8 persen hingga 12 persen.

Organisasi tersebut memperkirakan bahwa mulai April, jaringan restoran besar mungkin akan memberlakukan kenaikan harga sekitar 5 persen hingga 10 persen akibat kenaikan biaya bahan baku dan transportasi.

(Oleh Lu Yen-tzu, James Thompson, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.