Lebih dari 100 mahasiswa Indonesia hadiri penyambutan maba di NCHU

08/10/2026 12:49(Diperbaharui 08/10/2026 12:49)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Lebih dari 100 mahasiswa Indonesia memadati gedung Student Activity Center NCHU pada Jumat malam (2/10) untuk menghadiri acara "2026 Fall Indonesian Newcomers Welcoming Party". (Sumber Foto : PPI NCHU) 
Lebih dari 100 mahasiswa Indonesia memadati gedung Student Activity Center NCHU pada Jumat malam (2/10) untuk menghadiri acara "2026 Fall Indonesian Newcomers Welcoming Party". (Sumber Foto : PPI NCHU) 

Taichung, 8 Okt. (CNA) Lebih dari 100 mahasiswa Indonesia menghadiri acara penyambutan mahasiswa baru "2026 Fall Indonesian Newcomers Welcoming Party" yang digelar Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di National Chung Hsing University (NCHU), Taichung, Jumat (2/10), bertepatan dengan Hari Batik Nasional, menurut rilis pers PPI NCHU.

Acara yang berlangsung di Student Activity Center NCHU tersebut dihadiri mahasiswa Indonesia dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari strata satu hingga strata tiga, serta peserta program non-gelar seperti Taiwan Experience Education Program (TEEP), program bahasa, mahasiswa magang, mahasiswa senior, dan pengurus PPI NCHU, menurut PPI NCHU.

Berkenaan dengan Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober, panitia dan peserta mengenakan pakaian batik dalam acara tersebut sebagai bentuk pengenalan dan pelestarian budaya Indonesia di Taiwan. 

 Melody Wu, perwakilan dari OIA NCHU (kiri) menerima bingkisan dari Ketua PPI NCHU, Anang Nur Ardiyanto (kanan). (Sumber Foto : PPI NCHU) 
 Melody Wu, perwakilan dari OIA NCHU (kiri) menerima bingkisan dari Ketua PPI NCHU, Anang Nur Ardiyanto (kanan). (Sumber Foto : PPI NCHU) 

Perwakilan Office of International Affairs (OIA) NCHU Melody Wu turut menghadiri acara dan mengenakan batik. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi keaktifan komunitas mahasiswa Indonesia di NCHU dan menyampaikan ucapan "Selamat Hari Batik."

Ketua PPI NCHU, Anang Nur Ardiyanto, menegaskan bahwa kegiatan ini membawa pesan penting bagi pelajar Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Taiwan.

"Melalui momentum Hari Batik Nasional ini, kami ingin mengingatkan bahwa meskipun berada jauh di Taiwan, teman-teman tidak pernah kehilangan identitas budaya dan rasa kekeluargaan. PPI NCHU hadir sebagai rumah kedua tempat teman-teman bisa kembali, berbagi cerita, dan melepas lelah di tengah padatnya aktivitas kuliah maupun riset di laboratorium," tutur Anang. 

Kegiatan diawali dengan makan malam bersama yang menyajikan hidangan khas Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan perkenalan Dewan Pengurus PPI NCHU periode 2026-2027.

Dalam sesi pembekalan bagi mahasiswa baru, pengurus PPI NCHU menyampaikan informasi mengenai kehidupan dan budaya lokal Taiwan, termasuk kebersihan lingkungan, aturan pemilahan sampah, serta regulasi dan ketentuan hukum setempat.

Mahasiswa juga diingatkan mengenai kewajiban memiliki izin kerja atau work permit bagi mereka yang ingin bekerja paruh waktu di Taiwan.

Selain itu, PPI NCHU menyosialisasikan pentingnya melakukan lapor diri melalui portal Peduli WNI serta memperkenalkan layanan saluran darurat Bidang Perlindungan WNI dan Penerangan, Sosial, dan Budaya (PWNI & Pensosbud) Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei.

Anang mengimbau mahasiswa Indonesia untuk menghubungi KDEI Taipei apabila membutuhkan bantuan hukum atau pendampingan dalam situasi darurat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan berbagai permainan interaktif yang dirancang untuk mempererat kerja sama dan kebersamaan antarmahasiswa.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian hadiah kepada para pemenang permainan dan sesi foto bersama.

  (Sumber Foto : NCHU) 
  (Sumber Foto : NCHU) 

(Oleh Miralux)
Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.