Taipei, 7 Okt. (CNA) Namchow Group memanfaatkan basis produksinya di Tiongkok dan Tailan untuk saling melengkapi produk sekaligus memperluas pasar di Asia Tenggara, termasuk Malaysia, Vietnam, dan Indonesia, kata Ketua Namchow Group Chen Cheng-wen (陳正文).
Chen menyampaikan hal tersebut saat mengunjungi Namchow Tailan dan bertemu dengan media untuk membahas strategi perusahaan di Tiongkok, Tailan, dan pasar Asia Tenggara.
Ia mengatakan produk lemak untuk industri roti yang diproduksi di Tiongkok kini telah mulai diekspor ke Tailan, sementara produk terkait juga dipasarkan ke Malaysia, Vietnam, Indonesia, dan negara Asia Tenggara lainnya.
Di sisi lain, produk Namchow Tailan sebelumnya telah diekspor ke sejumlah pasar Asia Tenggara, tetapi ekspansi perusahaan masih relatif konservatif. Kini, perusahaan mulai memperluas organisasi, membentuk tim lokal, dan menempatkan tenaga kerja di sejumlah pasar untuk memperkuat ekspansi regional.
Chen mengatakan kebutuhan pasar dan kebiasaan konsumsi berbeda-beda di setiap negara Asia Tenggara, sehingga perusahaan perlu menempatkan tenaga kerja lokal untuk memahami kebutuhan konsumen. Pengembangan pasar tersebut akan dilakukan secara bertahap, ujarnya.
Selain memperluas pasar ekspor, Namchow Tailan juga mulai memperkuat pasar domestik Tailan dengan mengembangkan produk baru dan merek sendiri.
Chen mengatakan perusahaan juga telah menjalankan bisnis produksi roti beku secara kontrak di Tailan untuk memasok pelanggan lokal, termasuk hotel.
Saat ini, lebih dari 90 persen produk Namchow Tailan ditujukan untuk pasar ekspor. Chen mengatakan ekspor tetap menjadi strategi penting perusahaan, tetapi pengembangan merek sendiri juga tidak dapat diabaikan.
Ia mengatakan Namchow berharap bisnis merek sendiri dan produksi berdasarkan kontrak dapat terus berkembang. Ke depan, perusahaan berharap struktur bisnis dapat menjadi lebih seimbang, meski tidak menetapkan target persentase tertentu.
Namchow Group didirikan pada 1952 dan bergerak di berbagai bidang, termasuk minyak dan lemak, pangan, deterjen dan kebutuhan sehari-hari, bioteknologi, serta jasa makanan.
(Oleh Ho Hsiu-ling dan Agoeng Sunarto)
Selesai/ja