Taipei, 5 Okt. (CNA) Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengakhiri hari terakhir pertandingannya pada Minggu (4/10), dengan Tim Taiwan membawa pulang lima medali emas, 17 perak, dan 33 perunggu, membuatnya menempati peringkat ke-15 dari seluruh peserta.
Meskipun total perolehan medali hanya sedikit lebih rendah dibandingkan Asian Games sebelumnya -- yakni 67 medali pada edisi 2022 dan 2018 -- lima emas ini merupakan jumlah terendah Taiwan sejak Asian Games 1990 di Beijing, dengan nihil emas.
Ini juga merupakan penurunan tajam dari Asian Games Hangzhou 2022, ketika Taiwan menyamai pencapaian terbaiknya dengan 19 medali emas.
Lima emas Taiwan termasuk kemenangan Yu Kai-wen (余凱文) dan Huang Shih-yuan (黃詩媛) di nomor ganda campuran tenis lunak, serta peringkat pertama perenang Wang Kuan-hung (王冠閎) di nomor 200 meter gaya kupu-kupu putra.
Pada nomor lompat tinggi, Fu Chao-hsuan (傅兆玄) yang berusia 23 tahun berhasil melewati ketinggian 2,25 meter untuk memenangkan emas pertama Taiwan di cabang atletik putra dalam 60 tahun terakhir.
Sementara itu, juara Olimpiade Lin Yu-ting (林郁婷) meraih emas tinju Asian Games keduanya secara berturut-turut dengan mengalahkan lawannya dari Tiongkok melalui keputusan bulat 5-0 di final kelas 60 kilogram putri.
Di cabang tenis, pasangan Taiwan Hsieh Su-wei (謝淑薇) dan Liang En-shuo (梁恩碩) mengalahkan rekan senegaranya Chan Hao-ching (詹皓晴) dan Wu Fang-hsien (吳芳嫺) 6-4, 4-6, 10-5 di final nomor ganda putri hari Sabtu, memberikan sapu bersih emas-perak untuk Taiwan.
Di upacara penutupan di Mizuho Park Athletic Stadium pada Minggu malam, delegasi Taiwan masuk di urutan ke-35, pada bagian huruf awal "T" setelah Suriah dan sebelum Tajikistan, sementara Jepang, sebagai tuan rumah, memasuki arena paling akhir.
Bintang taekwondo berusia 17 tahun, Wang Chieh-ling (王婕菱), dipercaya membawa bendera bagi Taiwan dan mencatat rekor sebagai pembawa bendera termuda dalam upacara penutupan.
Video kilas balik momen-momen terbaik pertandingan menampilkan Fu, Yu/Huang, Lee Wan-ting (李宛庭) yang meraih perak olahraga bela diri kurash, serta atlet lari gawang Zhang Po-ya (張博雅).
Total bonus Guo-guang yang akan diberikan pemerintah mencapai NT$194,1 juta (Rp109,2 miliar), mencakup NT$3.000.000 untuk emas, NT$1.500.000 untuk perak, dan NT$900.000 untuk perunggu per atlet, ditambah masing-masing 50 persen untuk lima cabang olahraga utama: atletik, renang, dan senam.
Ditemui setibanya di Bandara Internasional Taoyuan setelah turut memberi dukungan di Jepang, Menteri Olahraga Lee Yang (李洋) mengatakan ia selalu berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para atlet sejak memimpin kementerian tersebut saat dibentuk tahun lalu.
"Tentu masih ada ruang untuk perbaikan," kata Lee, tetapi ia mengaku senang karena dalam Asian Games kali ini para atlet dapat merasakan peningkatan perhatian dan dukungan dari Kementerian Olahraga.
Ke depannya, kementerian akan terus mempertahankan dan menerapkan dukungan tersebut bagi para atlet, tambah Lee, yang juga peraih tiga perunggu Asian Games dan dua emas Olimpiade melalui ganda putra bulu tangkis
Asian Games 2026 berlangsung di Prefektur Aichi dan Nagoya, Jepang, dari 19 September hingga 4 Oktober. Taiwan mengirim total 482 atlet untuk bertanding di 34 cabang olahraga.
Selesai/