Presiden Lai puji atlet Taiwan setelah penampilan kurang memuaskan di Asian Games

06/10/2026 14:08(Diperbaharui 06/10/2026 14:10)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Presiden Lai Ching-te (tengah) bersama Menteri Olahraga Lee Yang (kanan) dan petinju Lin Yu-ting di Kantor Kepresidenan hari Selasa. (Sumber Foto : CNA, 6 Oktober 2026)
Presiden Lai Ching-te (tengah) bersama Menteri Olahraga Lee Yang (kanan) dan petinju Lin Yu-ting di Kantor Kepresidenan hari Selasa. (Sumber Foto : CNA, 6 Oktober 2026)

Taipei, 6 Okt. (CNA) Presiden Lai Ching-te (賴清德) hari Selasa (6/10) memuji para atlet Taiwan atas penampilan mereka di Asian Games Aichi-Nagoya, dengan mengatakan upaya mereka merupakan sumber kebanggaan negara terlepas dari jumlah medali yang diraih.

Saat bertemu dengan anggota delegasi Taiwan di Kantor Kepresidenan di Taipei, Lai mengucapkan selamat kepada para peraih medali dalam sambutannya, dengan mengatakan bahwa "terlepas dari warnanya, setiap medali adalah kehormatan bagi negara."

Bertanding dengan nama Chinese Taipei, Taiwan meraih lima emas, 17 perak, dan 33 perunggu dengan total 55 medali, menempati peringkat ke-15 dari 46 delegasi.

Presiden Lai Ching-te (tengah) berfoto bersama peraih emas ganda campuran tenis lunak Asian Games 2026 Yu Kai-wen (kanan) dan Huang Shih-yuan di Kantor Kepresidenan hari Selasa. (Sumber Foto : CNA, 6 Oktober 2026)
Presiden Lai Ching-te (tengah) berfoto bersama peraih emas ganda campuran tenis lunak Asian Games 2026 Yu Kai-wen (kanan) dan Huang Shih-yuan di Kantor Kepresidenan hari Selasa. (Sumber Foto : CNA, 6 Oktober 2026)

Ini merupakan perolehan emas dan peringkat keseluruhan terendah Taiwan sejak Asian Games 1990 di Beijing, ketika Taiwan menempati peringkat ke-16 dan puasa emas. Total perolehan 55 medali juga merupakan yang terendah kedua dalam lima Asian Games terakhir.

Taiwan meraih setidaknya masing-masing sepuluh emas dalam enam dari tujuh Asian Games sebelumnya.

Lai juga memberikan penghormatan kepada para atlet yang pulang tanpa medali.

"Upaya bertahun-tahun kalian, menahan cedera dan kegagalan, serta setiap langkah yang kalian ambil sama pentingnya bagi negara," kata Lai.

Presiden Lai Ching-te (kanan) bersama perenang Wang Kuan-hung di Kantor Kepresidenan hari Selasa. (Sumber Foto : CNA, 6 Oktober 2026)
Presiden Lai Ching-te (kanan) bersama perenang Wang Kuan-hung di Kantor Kepresidenan hari Selasa. (Sumber Foto : CNA, 6 Oktober 2026)

Lai menyoroti penampilan beberapa peraih medali Taiwan, termasuk pelompat tinggi Fu Chao-hsuan (傅兆玄), yang melompati 2,25 meter untuk memenangkan emas atletik putra Asian Games pertama Taiwan dalam 60 tahun, dan perenang Wang Kuan-hung (王冠閎), yang kemenangannya mengakhiri penantian 28 tahun Taiwan untuk emas renang Asian Games.

Lai juga memuji petinju Lin Yu-ting (林郁婷) atas keberhasilannya meraih emas Asian Games kedua berturut-turut setelah mengatasi berbagai rintangan selama dua tahun terakhir, serta peraih medali perak Chen Nien-chin (陳念琴) yang memeluk lawan asal India-nya setelah final yang berlangsung ketat.

Berbicara atas nama para atlet, Chen mengatakan bahwa medali peraknya adalah hasil terbaiknya di Asian Games, namun menekankan bahwa pencapaian individu dibangun atas kerja seluruh tim pendukung.

"Orang-orang melihat hasil satu orang, tapi yang ingin saya tunjukkan adalah sekelompok orang yang membuat hasil itu mungkin," ujarnya, seraya berterima kasih kepada pelatih, rekan sparring, dan tim pelatihan atas dukungan mereka.

Petinju Taiwan Chen Nien-chin. (Sumber Foto : CNA, 6 Oktober 2026)
Petinju Taiwan Chen Nien-chin. (Sumber Foto : CNA, 6 Oktober 2026)

Menteri Olahraga Lee Yang (李洋), peraih dua kali medali emas ganda putra bulu tangkis Olimpiade, mengatakan bahwa ia memahami betapa kuatnya keinginan para atlet untuk menang dan memaksimalkan upaya yang telah mereka lakukan dalam persiapan kompetisi.

Ia mengatakan Kementerian Olahraga akan terus meningkatkan dukungan logistik, termasuk transportasi dan makanan, untuk memastikan para atlet lebih terjamin di kompetisi mendatang.

(Oleh Sunny Lai dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.