Taiwan rencanakan perpanjangan kursus motor, ujian SIM di jalan raya

25/09/2026 11:32(Diperbaharui 25/09/2026 11:34)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Orang-orang mengantre untuk mengikuti ujian mengemudi di Kantor Kendaraan Bermotor Shilin di Taipei. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Orang-orang mengantre untuk mengikuti ujian mengemudi di Kantor Kendaraan Bermotor Shilin di Taipei. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 25 Sep. (CNA) Taiwan berencana menambah lima jam pada kursus pelatihan sepeda motor mulai 1 Januari 2027, dan melakukan uji coba tes SIM sepeda motor di jalan raya di wilayah tertentu mulai Oktober tahun yang sama, berdasarkan rancangan peraturan yang diumumkan Rabu (23/9) oleh Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MOTC).

Kementerian mengatakan bahwa amandemen yang diusulkan terhadap peraturan yang mengatur lembaga pelatihan pengemudi swasta akan menambah lima jam pelatihan praktik pada kursus untuk sepeda motor ringan dan sepeda motor berat biasa.

Berdasarkan usulan tersebut, peserta pelatihan akan menyelesaikan dua jam tambahan berkendara di lintasan tertutup di atas 10 jam pelatihan dasar saat ini, serta tiga jam pelatihan di jalan raya.

Pelatihan tambahan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengendalian kendaraan, kesadaran situasional, kemampuan menilai kondisi jalan, dan penggunaan lampu oleh pengendara, sehingga membantu mereka menghadapi berbagai situasi lalu lintas yang lebih luas, menurut kementerian.

Rencana tes SIM di jalan raya merupakan bagian dari program reformasi SIM tiga cabang MOTC, yang telah diluncurkan secara bertahap sejak Januari 2026.

Seorang wanita mengikuti ujian mengemudi di sirkuit tertutup. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Seorang wanita mengikuti ujian mengemudi di sirkuit tertutup. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Program ini bertujuan untuk memperkuat standar perizinan, meningkatkan pelatihan ulang bagi pelanggar lalu lintas, dan memperbaiki langkah-langkah perpanjangan SIM bagi pengemudi lanjut usia.

Biro Jalan Raya mengatakan kursus pelatihan sepeda motor tetap bersifat sukarela, namun pemerintah terus mendorong partisipasi melalui subsidi.

Menurut situs web biro tersebut, peserta pelatihan yang mengajukan subsidi, menyelesaikan kursus sepeda motor berat biasa di sekolah mengemudi, dan memperoleh SIM dalam periode subsidi berhak mendapatkan subsidi sebesar NT$1.300 (Rp732.564).

Mereka yang mengikuti pelatihan keselamatan jalan setelah mendapatkan SIM dapat menerima NT$1.200, sementara mereka yang mengikuti pelatihan di jalan sebelum mendapatkan SIM berhak atas NT$2.500.

Jumlah orang yang menerima subsidi meningkat dari 40.378 pada tahun 2024 menjadi 59.912 pada tahun 2025, menurut statistik biro tersebut.

(Oleh Huang Chiao-wen, Evelyn Kao, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.