Taipei, 23 Sep. (CNA) Masyarakat di Taiwan yang telah merampungkan pelatihan berkendara sepeda motor dan mengantongi surat izin mengemudi (SIM) mulai 2027 akan akan mendapatkan insentif digital senilai NT$200 (Rp112.655) saat memperbarui asuransi wajib, kata Komisi Pengawasan Keuangan (FSC), Selasa (22/9).
Dalam konferensi pers rutin pada Selasa, Direktur Jenderal Biro Asuransi FSC, Wang Li-hui (王麗惠) mencatat bahwa peserta ujian SIM sepeda motor di Taiwan saat ini tidak diwajibkan mengikuti kursus mengemudi.
Namun, statistik Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MOTC) menunjukkan pengendara yang mengikuti pelatihan memiliki risiko pelanggaran dan kecelakaan yang lebih rendah dibanding mereka yang tidak, ujar Wang.
Menurut Wang, ini membuktikan bahwa pelatihan berkendara memiliki dampak positif yang signifikan dalam membentuk kesadaran berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan jalan raya.
Selaras dengan kebijakan MOTC terkait pelatihan berkendara, ucapnya, FSC akan memberikan insentif tambahan berupa potongan premi asuransi pertanggungjawaban kendaraan bermotor wajib setidaknya 30 persen guna menciptakan efek sinergi yang optimal.
Pemilik kendaraan, baik yang mengikuti pelatihan di bawah kelas 250cc sebelum atau sesudah masa uji coba, berhak mendapatkan insentif digital senilai NT$200 dengan batas klaim satu kali per orang, asalkan lulus dan memperpanjang asuransi wajib selama periode uji coba, kata Wang.
Terkait pendanaan, Wang memperkirakan anggaran total yang dibutuhkan mencapai NT$10 juta berdasarkan asumsi 50.000 penerima.
Dana tersebut akan dialokasikan dari akumulasi surplus Dana Kompensasi Khusus Kecelakaan Lalu Lintas Kendaraan Bermotor. Program ini didukung penuh 14 perusahaan asuransi wajib di Taiwan.
Wang menyatakan pihaknya akan memantau efektivitas program secara berkala setiap triwulan—meliputi analisis korelasi klaim asuransi antara pengendara yang ikut kursus dan yang tidak—guna mempertimbangkan perluasan program di masa depan.
Selain itu, warga yang merampungkan kursus tahun ini tetap berhak menerima insentif saat memperbarui asuransi tahun depan dengan mengajukannya langsung pada perusahaan asuransi, yang akan memverifikasi datanya secara otomatis.
Asuransi wajib Taiwan sendiri telah berjalan selama lebih dari 28 tahun sejak 1 Januari 1998, dengan akumulasi klaim mencapai NT$3.468 miliar bagi sekitar 7,9 juta penerima manfaat.
(Oleh Su Ssu-yun dan Agoeng Sunarto)
Selesai/JC