Nagoya, 27 Sep. (CNA) Kuo Tzu-ang (郭子昂) dari Taiwan meraih medali perunggu dalam Puyo Puyo Champions di Asian Games Aichi-Nagoya pada hari Sabtu (26/9), sebuah hasil yang ia harapkan akan membawa lebih banyak perhatian kepada para pemain Taiwan.
Kuo kalah 10-3 dari Kang Dongshin dari Korea Selatan di babak semifinal. Kang kemudian meraih medali perak setelah kalah 10-2 dari Yuki Kurihara dari Jepang di pertandingan perebutan medali emas.
Ini adalah medali perunggu esports kedua bagi Taiwan di Asian Games tahun ini.
Kepada CNA, pria berusia 32 tahun itu mengatakan bahwa ia tidak pernah membayangkan akan menjadi atlet Asian Games, meskipun ia sudah lama berharap para pemain di tempat lain akan mengakui keahlian para pesaing Taiwan dalam permainan puzzle tersebut.
Kuo memiliki gelar magister matematika dari National Taiwan University (NTU) dan pernah bekerja sebagai insinyur perangkat lunak selama empat hingga lima tahun sebelum meninggalkan pekerjaannya empat tahun lalu untuk mengejar tujuan lain.
Saat ini ia mengambil kursus di Departemen Fisika NTU dan di departemen filsafat di National Yang Ming Chiao Tung University.
Dengan medali Asian Games yang diraihnya, Kuo mengatakan ia berharap dapat terus mempromosikan Puyo Puyo Champions dan membantu memperkuat komunitas pemain di Taiwan.
Ia juga membela keberadaan esports di Asian Games.
Menurut Kuo, permainan kompetitif membutuhkan keterampilan yang besar dan dapat menginspirasi penonton dengan cara yang hampir sama seperti olahraga tradisional.
Hingga berita ini diturunkan, Taiwan telah meraih dua emas, lima perak, dan 17 perunggu di Asian Games.
Selesai/