Imigran baru Indonesia di Taiwan raih insentif sertifikasi dari NIA

05/08/2026 14:44(Diperbaharui 05/08/2026 14:44)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Cindy (陳願竹), imigran baru asal Indonesia yang memperoleh sertifikat teknisi kecantikan tingkat dasar dan menerima penghargaan berupa insentif sertifikasi NIA. (Sumber Foto : NIA)
Cindy (陳願竹), imigran baru asal Indonesia yang memperoleh sertifikat teknisi kecantikan tingkat dasar dan menerima penghargaan berupa insentif sertifikasi NIA. (Sumber Foto : NIA)

Taipei, 5 Agu. (CNA) Seorang imigran baru asal Indonesia di Taiwan menerima insentif sertifikasi dari Direktorat Jenderal Imigrasi (NIA) setelah berhasil memperoleh sertifikat ahli kecantikan tingkat dasar melalui program pelatihan pemerintah.

Dalam srilis pers, NIA mengatakan bahwa Cindy (陳願竹), yang berasal dari Indonesia, memperoleh insentif sertifikasi individu melalui "Program Pemberdayaan dan Beasiswa (Insentif) bagi Imigran Baru dan Anak-anak Mereka". Selain menjadi pengakuan atas kemampuan profesionalnya, sertifikat tersebut juga menjadi langkah awal untuk mewujudkan impiannya membuka usaha di bidang kecantikan.

Cindy mengatakan bahwa setelah mengetahui pemerintah membuka kelas persiapan ujian sertifikasi ahli kecantikan tingkat dasar, ia segera mendaftar. Di sela-sela kerja hariannya, ia pun meluangkan waktu untuk mengikuti pelatihan setiap akhir pekan.

Ia mengaku harus mempelajari berbagai istilah profesional, aturan sanitasi dan disinfeksi, serta teknik perawatan kecantikan yang sebelumnya asing baginya. Setiap tahapan juga harus dilatih berulang kali hingga akhirnya ia berhasil lulus ujian dan memperoleh sertifikat.

Cindy mengatakan dirinya terkejut sekaligus bersyukur setelah mengetahui bahwa pemegang sertifikat juga dapat mengajukan insentif dari NIA. Capaian ini ia anggap sebagai momen kemanusiaan kemampuannya diakui secara profesional.

 (Sumber Foto : NIA)
 (Sumber Foto : NIA)

Ke depan, Cindy berharap dapat membuka sebuah ruang perawatan kecantikan terpadu yang memadukan layanan kecantikan dan relaksasi. Ia ingin menciptakan tempat yang tidak hanya menawarkan perawatan estetika, tetapi juga memberikan ketenangan bagi tubuh dan pikiran setiap pelanggan.

"Saat berhasil mendapatkan sertifikat itu, saya semakin yakin bahwa selama berani menantang diri sendiri, pasti bisa berhasil," ujar Cindy. Ia juga mengajak sesama imigran baru untuk tidak takut gagal dan terus berani mencoba hal-hal baru.

Sementara itu, Kepala Kantor Layanan Taipei NIA, Li Hsi-jen (李錫忍), mengatakan kisah Cindy menunjukkan bahwa pemanfaatan sumber daya pelatihan yang disediakan pemerintah dapat membantu imigran baru membuka peluang masa depan yang lebih luas.

Li mengatakan NIA akan terus mendorong berbagai program pengembangan kapasitas untuk mendampingi imigran baru beradaptasi dan berkembang di Taiwan. Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan "Situs Informasi Pemberdayaan Imigran Baru" untuk memperoleh informasi terbaru mengenai berbagai program yang tersedia.

(Oleh Jennifer Aurelia)

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.