Taipei, 31 Juli (CNA) Laporan tentang rak telur kosong di beberapa gerai ritel tidak menunjukkan adanya kekurangan telur secara nasional, kata Kementerian Pertanian pada hari Jumat, dengan menyebutkan bahwa masalah tersebut disebabkan oleh negosiasi kontrak yang tertunda antara peritel dan pemasok telur, sambil menegaskan bahwa pasokan telur secara keseluruhan tetap mencukupi.
Dalam sebuah pernyataan, kementerian mengatakan bahwa negosiasi kontrak yang tertunda telah memperlambat pengiriman telur ke beberapa toko. Kementerian telah meluncurkan mekanisme koordinasi untuk membantu memastikan telur segera tersedia di rak.
Kementerian mengatakan inspeksi terbaru tidak menemukan kekurangan secara luas di saluran ritel, dan menambahkan bahwa masalah ini tampaknya terbatas pada gerai tertentu.
Kementerian mengakui bahwa pasokan telur bergradasi sempat berfluktuasi sementara karena peternak unggas memusnahkan ayam petelur tua dan memperkenalkan kawanan baru. Namun, kementerian menegaskan bahwa transisi ini tidak menyebabkan kekurangan besar-besaran dan produksi telur secara keseluruhan tetap mencukupi.
Media lokal telah melaporkan kekurangan telur kemasan di beberapa supermarket dalam beberapa minggu terakhir, terutama telur cokelat.
Menurut laporan, kelompok industri menyebut pasokan yang lebih ketat disebabkan oleh cuaca panas dan ayam yang sedang mabung, yang keduanya telah mengurangi produksi telur. Kementerian mengatakan pasokan diperkirakan akan stabil pada bulan Agustus saat ayam pengganti mulai bertelur.
Menanggapi laporan tentang berkurangnya pasokan telur cokelat, kementerian mencatat bahwa telur putih menyumbang sekitar 80 persen konsumsi telur di Taiwan, sementara telur cokelat hanya mengambil porsi kecil di pasar.
Kementerian menambahkan bahwa ayam bertelur kulit putih umumnya memiliki tingkat produksi telur yang lebih tinggi dibandingkan dengan ayam kulit cokelat dan menekankan bahwa warna kulit telur ditentukan oleh genetika, bukan oleh nilai gizi, rasa, atau kualitas.
Kementerian mengatakan akan terus memantau produksi telur dan kondisi pasar, serta bekerja sama dengan produsen, distributor, dan Asosiasi Industri Peternakan Sentral yang dikelola negara untuk menjaga pasokan dan harga tetap stabil.
Selesai/