Berlaga di Taipei Open 2026, Anthony Ginting sebut cederanya membaik

29/07/2026 18:35(Diperbaharui 29/07/2026 18:53)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Anthony Sinisuka Ginting bertanding di 32 besar tunggal putra YONEX Taipei Open 2026 hari Rabu. (Sumber Foto : CNA, 29 Juli 2026)
Anthony Sinisuka Ginting bertanding di 32 besar tunggal putra YONEX Taipei Open 2026 hari Rabu. (Sumber Foto : CNA, 29 Juli 2026)

Taipei, 29 Juli (CNA) Cedera pebulu tangkis Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting telah membaik, demikian disampaikannya setelah bertanding di 32 besar tunggal putra YONEX Taipei Open 2026 hari Rabu (29/7).

Ginting kalah dari Lin Chun-yi (林俊易) asal Taiwan -- unggulan kedua di turnamen -- dalam dua set 17-21 dan 19-21. Sempat tertinggal jauh, Ginting berhasil memperkecil selisih angka di akhir, sebelum harus mengakui keunggulan lawan.

Dalam wawancara dengan CNA, Ginting mengatakan dirinya "mengucap syukur bisa bermain dengan baik" dan tanpa cedera. "Sudah coba segala cara," ucapnya, menambahkan bahwa dirinya dan Lin sama-sama bertanding dengan mengadu strategi dari awal sampai akhir.

"Mungkin kuncinya tadi coba buat ngejar juga ketertinggalan, cari terus pola permainan yang tepat. Cuma mungkin karena ketinggalannya sudah terlalu cukup jauh, jadi agak kesulitan untuk ngejarnya," ucapnya.

"Sisanya sih ya oke ... cukup senang dengan performa hari ini," kata sang peraih medali perunggu tunggal putra Olimpiade Tokyo 2020.

(Sumber Foto : CNA, 29 Juli 2026)
(Sumber Foto : CNA, 29 Juli 2026)

Menanggapi pertanyaan CNA tentang tahap pemulihan cederanya, Ginting mengatakan "semuanya sudah berjalan dengan baik," dan ia tidak lagi merasakan sakit yang berarti.

"Cuma memang karena ada cedera yang sebelumnya, jadi memang harus terus dirawat," seiring rasa sakit dapat terasa jika jadwal perawatan terlewatkan, kata Ginting. "Enggak ada kendala sih. Jadi memang kuncinya ya itu, harus tetap dijaga terus saja."

Karier Ginting merosot akibat cedera panjang, dilansir CNN Indonesia pada Mei. Ia tercatat mengalami masalah pada pinggang, kram otot, lutut, bahu kanan, hingga kambuhnya cedera pinggang bagian bawah di Indonesia Masters 2026.

Ginting, yang kini menempati peringkat ke-46 dalam pemeringkatan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), mengatakan targetnya ke depan adalah untuk terus mencoba mencari performa yang terbaik, baik melalui latihan maupun pertandingan.

"Kayak di hari ini juga, jadi memang tadi sebelum masuk lapangan juga enggak mau mikir terlalu jauh. Jadi memang coba buat cari terus pola permainan di pertandingan dengan tepat," kata Ginting.

 

Menjawab pertanyaan CNA, Ginting mengatakan dirinya belum bepergian di Taiwan, hanya di dekat hotelnya saja. Makanan yang dikonsumsinya pun tidak jauh dari kebiasaan sehari-hari atau di pertandingan seperti biasanya, ucapnya.

"Paling ya kalau ada waktu luang," kata Ginting, misalnya, setelah sarapan dan pengondisian, ia sempat pergi ke kafe di depan hotel sembari menunggu waktu bertanding.

YONEX Taipei Open 2026, turnamen Super 300 BWF yang diselenggarakan bersama oleh Asosiasi Bulutangkis Chinese Taipei dan Pemerintah Kota Taipei di Taipei Arena dari Selasa hingga Minggu, diikutsertai 468 atlet dan 22 negara. Seluruh pertandingan Rabu merupakan babak 32 besar.

Baca juga: Apriyani Rahayu dan Dejan Ferdinansyah petik pelajaran dari debut ganda campuran di Taipei Open

(Sumber Foto : CNA, 29 Juli 2026)
(Sumber Foto : CNA, 29 Juli 2026)

Juga pada Rabu, di tunggal putra, Prahdiska Bagas Shujiwo menaklukkan Kalle Koljonen dari Finlandia 21-15, 15-21, dan 21-19; Richie Duta Richardo menekuk Rounak Chouhan dari India 21-14 dan 21-16; dan Muhamad Yusuf menumbangkan Wang Tzu-wei (王子維) dari Taiwan 21-15 dan 21-18.

Namun, Moh. Zaki Ubaidillah -- unggulan kelima tunggal putra turnamen -- kalah dari Justin Hoh asal Malaysia dalam tiga set 14-21, 21-15, dan 11-21.

Di tunggal putri, Thalita Ramadhani Wiryawan mengalahkan unggulan ketujuh turnamen, Beiwen Zhang dari Amerika Serikat, dalam dua set 21-17 dan 21-15; sementara Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi menaklukkan Rakshitha Sree Santhosh Ramraj dari India 21-13, 20-22, dan 21-14.

Di ganda putra, Muhammad Rian Ardianto dan Daniel Edgar Marvino menekuk Chaloempon Charoenkitamorn dan Worrapol Thongsa-Nga dari Tailan 21-19 dan 21-18.

Sementara itu, di ganda putri, Isyana Syahira Meida dan Rinjani Kwinnara Nastine takluk 11-21 dan 17-21 dari Lin Chih-chun (林芷均) dan Yang Chu-yun (楊筑芸) asal Taiwan.

Di ganda campuran, Rehan Naufal Kusharjanto dan Gloria Emanuelle Widjaja mengalahkan Lin Sheng-ming (林聖茗) dan Sung Yi-hsuan (宋奕萱) dari Taiwan 21-16 dan 21-4.

Sementara itu, pertandingan ganda putra Ali Faathir Rayhan dan Devin Artha Wahyudi kontra Junaidi Arif dan Kang Khai Xing dari Malaysia dijadwalkan berlangsung pada malam hari.

Begitu juga laga Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin -- unggulan kedelapan ganda putra turnamen -- menghadapi He Zhi-wei (何志偉) dan Huang Jui-hsuan (黃睿璿) dari Taiwan.

Melalui unggahan media sosialnya, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei hari Selasa menyerukan dukungan untuk para atlet Indonesia. "Saatnya kita bersatu memberikan semangat terbaik untuk para atlet Merah Putih yang sedang berjuang mengharumkan nama Indonesia di ajang bulu tangkis di Taiwan."

(Oleh Jason Cahyadi)

Selesai/ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.