Taipei, 31 Juli (CNA) Kementerian Luar Negeri Taiwan (MOFA) akan menyumbangkan NT$5 juta (Rp2,78 miliar) untuk mendukung bantuan dan rekonstruksi setelah gempa berkekuatan 7,1 SR yang terjadi hari Selasa (28/7) di wilayah Kumamoto, Jepang.
Dana tersebut akan digunakan untuk upaya rekonstruksi dan membantu warga yang terdampak agar dapat melanjutkan kehidupan mereka sesegera mungkin, kata MOFA dalam siaran pers hari Jumat.
Gempa yang terjadi pada Selasa sore itu menyebabkan korban jiwa serta merusak jalan, bangunan, dan infrastruktur lainnya. Wilayah yang terdampak masih menghadapi ancaman gempa susulan, ujar kementerian.
Menurut markas tanggap bencana prefektur Kumamoto, hingga Jumat pagi gempa tersebut telah dipastikan menewaskan 34 orang. Pihak berwenang sedang menyelidiki apakah satu kematian tambahan terkait dengan bencana tersebut.
MOFA juga telah meluncurkan kampanye penggalangan dana publik melalui Dana Kerja Sama dan Pengembangan Internasional Taiwan (TaiwanICDF), yang akan mengelola rekening khusus bantuan bencana.
Rekening Mega Bank, dengan nomor 021-09-01-7741, akan menerima donasi publik mulai 1 Agustus hingga 31 Agustus. Kode bank Mega Bank adalah 017.
Presiden Lai Ching-te (賴清德), Wakil Presiden Hsiao Bi-khim (蕭美琴), dan Perdana Menteri Cho Jung-tai (卓榮泰) masing-masing akan menyumbangkan NT$200.000 ke rekening tersebut, kata juru bicara Kantor Kepresidenan Karen Kuo (郭雅慧) hari Kamis.
Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung (林佳龍) mengatakan Taiwan akan terus berdiri bersama Jepang dan memberikan bantuan jika diperlukan seiring Jepang melanjutkan upaya bantuan dan rekonstruksi bencana.
Ia juga mengajak masyarakat Taiwan untuk mendukung kampanye penggalangan dana dan membantu warga terdampak membangun kembali rumah mereka serta melanjutkan kehidupan normal.