Taipei, 30 Juli (CNA) Produsen drone yang berbasis di Taiwan, Thunder Tiger Corp., bekerja sama dengan perusahaan pertahanan Amerika Serikat, Shield AI, pada Rabu (29/7) untuk mendemonstrasikan perangkat lunak otonomi misi dalam operasi terkoordinasi yang melibatkan kapal permukaan tak berawak (USV).
Dalam demonstrasi di Teluk Dapeng, Kabupaten Pingtung, USV SeaShark 800 dan SeaShark 600 milik Thunder Tiger ditugaskan untuk menjalankan misi pengintaian di bagian tertentu teluk tersebut.
Setelah menerima parameter misi, perangkat lunak otonomi Hivemind milik Shield AI membagi area pencarian menjadi dua sektor, masing-masing ditugaskan kepada satu USV.
Setelah salah satu USV mendeteksi kapal target yang dicari -- sebuah perahu -- informasi tersebut langsung dibagikan secara waktu nyata kepada USV lainnya. Saat USV pertama mengejar target, USV kedua mendekatinya melalui rute yang dioptimalkan. Keduanya akhirnya berhasil "mengusir" penyusup tersebut.
Personel dari pengembang senjata milik negara Taiwan, National Chung-Shan Institute for Science and Technology, serta Direktorat Jenderal Penjaga Pantai menghadiri demonstrasi tersebut.
Menurut Maximilian Chen (陳奕儒), direktur hubungan pemerintah Shield AI untuk Asia, satu armada yang terdiri dari lima USV dapat mencakup hingga 8,3 kali luas pencarian gabungan mereka jika Hivemind digunakan untuk menentukan rute mereka.
Ketua Thunder Tiger, William Chen (陳冠如), menekankan pentingnya kendaraan udara tak berawak dan USV yang semakin meningkat sejak pecahnya perang Rusia-Ukraina.
Ia mengatakan Yuan Legislatif semestinya segera mengesahkan rancangan undang-undang pengadaan drone yang diusulkan Yuan Eksekutif untuk mendanai pembelian drone buatan dalam negeri Taiwan, dengan alasan bahwa kebijakan pemerintah sangat penting bagi perkembangan industri di tengah ancaman keamanan harian yang dihadapi Taiwan dari seberang Selat Taiwan.
Para legislator pada Senin merujuk 14 versi berbeda dari rancangan undang-undang tersebut ke negosiasi lintas fraksi setelah mereka gagal mencapai kesepakatan mengenai komponen utamanya, termasuk judul, otoritas yang berwenang, dan batas pengeluaran selama peninjauan di komite.
Kementerian Pertahanan Nasional telah meminta pendanaan untuk membeli 1.446 drone pengintai pesisir, 208.200 drone serang pesisir, dan 1.320 kapal permukaan tak berawak.
Selesai/