TFDA temukan dua kiriman tambahan minyak tercemar, sebanyak 1.322 bisnis terdampak

16/07/2026 16:45(Diperbaharui 16/07/2026 16:45)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 16 Juli (CNA) Direktorat Jenderal Pengawas Obat dan Makanan Taiwan (TFDA) mengatakan hari Kamis (16/7) bahwa dua kiriman tambahan minyak goreng yang diproduksi oleh Central Union Oil Corp. telah ditemukan mengandung kadar karsinogen benzo[a]pyrene (BaP) yang berlebihan.

Kontaminasi tersebut ditelusuri berasal dari dua produk turunan yang tercemar, sehingga jumlah total kiriman minyak goreng berbahan dasar kedelai yang terdampak menjadi tujuh dari 30 kiriman yang diproduksi perusahaan antara bulan April dan Juni, kata ditjen tersebut.

TFDA juga mengatakan bahwa minyak yang tercemar telah memengaruhi 1.322 bisnis.

Hingga pukul 11 pagi hari Kamis, sebanyak 2.584,4 metrik ton produk minyak yang terkontaminasi telah ditarik dari rak, sementara 5.126,7 metrik ton lainnya telah ditarik secara preventif sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut, kata lembaga tersebut.

Sementara itu, TFDA menjatuhkan denda maksimum sebesar NT$3 juta (US$93.114) kepada Central Union karena dengan sengaja gagal mengungkapkan satu kiriman minyak goreng yang diproduksi pada 1 April, meskipun ada perintah pemerintah pada 9 Juli yang mewajibkan penarikan semua produk yang terkait dengan minyak yang diproduksi perusahaan antara April dan Juni.

Dalam siaran pers, TFDA mengatakan menerima laporan hari Rabu dari otoritas kesehatan Kabupaten Yilan bahwa sebuah produk yang telah ditarik secara preventif diduga mengandung minyak yang diproduksi oleh Central Union pada bulan April, meskipun kiriman tersebut tidak termasuk dalam inventaris yang diserahkan oleh perusahaan.

Setelah menerima laporan tersebut, ditjen tersebut mengirimkan petugas inspeksi ke Central Union dan mengonfirmasi bahwa kiriman tersebut memang ada namun telah dihilangkan dari catatan perusahaan, kata Wakil Direktur Jenderal TFDA Wang Te-yuan (王德原) kepada wartawan.

Wang mengatakan setiap tindakan ilegal, termasuk penghilangan atau penyembunyian, akan dikenakan sanksi secara terpisah. Ia menambahkan bahwa pihak berwenang terus menelusuri distribusi kiriman yang tidak diungkapkan dan memverifikasi status penarikan produk terkait.

Central Union sebelumnya telah didenda NT$165,2 juta (Rp92,21 juta) karena gagal segera melaporkan kadar BaP yang berlebihan dalam minyak gorengnya.

Kasus ini terungkap pada akhir Juni ketika perusahaan melaporkan bahwa satu kiriman minyak kedelai seberat 1.300 metrik ton yang diproduksi pada 4 April mengandung BaP hampir empat kali lipat dari batas legal.

Pihak berwenang mengatakan Central Union telah mengetahui kontaminasi tersebut hampir tiga minggu sebelum melaporkannya.

Kejaksaan juga sedang menyelidiki apakah perusahaan memiliki tanggung jawab pidana dalam kasus ini.

(Oleh Shen Pei-yao, Wu Kuan-hsien, dan Jennifer Aurelia)

>Versi Bahasa Inggris
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.