Otoritas Kaohsiung umumkan 2 kasus DBD impor, imbau warga waspada

17/07/2026 09:58(Diperbaharui 17/07/2026 09:58)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Departemen Kesehatan Kota Kaohsiung)
(Sumber Foto : Departemen Kesehatan Kota Kaohsiung)

Kaohsiung, 17 Juli (CNA) Departemen Kesehatan Kota Kaohsiung hari Kamis (16/7) melansir penambahan dua kasus baru positif demam berdarah dengue (DBD) dari luar negeri, membuat total kasus impor di kota tersebut mencapai sebelas, termasuk tiga mahasiswa asing.

Departemen tersebut dalam rilis pers mengatakan dua kasus itu menimpa seorang imigran baru asal Vietnam dan mahasiswa Kamboja tahun di Distrik Daliao, yang mengalami gejala demam, nyeri otot, dan nyeri sendi setelah kembali dari negara asal mereka, lalu dinyatakan positif melalui tes cepat NS1 dan PCR.

Mengenai sejarah perjalanan, lanjut lembaga itu, pasien asal Vietnam yang berusia 27 tahun kembali ke negaranya pada akhir Mei dan masuk ke Taiwan pada akhir Juni sebelum mengalami gejala pada 11 Juli. 

Sementara itu, mahasiswa asal Kamboja berusia 21 tahun tersebut pulang ke negaranya pada akhir Juni, kembali ke Taiwan pada 10 Juli, dan mulai menunjukkan gejala pada 14 Juli.

Dalam pemeriksaan lebih lanjut, petugas penanggulangan epidemi menemukan empat wadah positif jentik nyamuk di area sumur, ember besi, pot bunga, dan baskom di sekitar kampus tempat mahasiswa Kamboja tersebut belajar.

Pembersihan, penyemprotan disinfektan kimia, serta pelacakan kontak di sekitar tempat tinggal pasien telah dilakukan guna mencegah penyebaran, lanjut departemen tersebut.

Berdasarkan data yang ada, tingkat rata-rata temuan jentik nyamuk di Distrik Daliao naik menjadi 10 persen, ditambah tingginya curah hujan memperbesar risiko penularan, kata departemen tersebut, seraya meminta warga membersihkan genangan air di talang atap, balkon, gang, tatakan pot, ban bekas, dan ruang bawah tanah.

Departemen Kesehatan juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap penularan penyakit selama liburan musim panas.

Guna mengantisipasi lonjakan arus perjalanan ke Asia Tenggara, pemerintah kota menyediakan program insentif, di mana warga dapat mengambil cairan antinyamuk gratis sebelum ke luar negeri, dan berhak mendapatkan kupon belanja senilai NT$500 (Rp278.683) jika bersedia menjalani tes cepat DBD setibanya di Taiwan.

(Oleh Lin Chiao-lien dan Agoeng Sunarto)

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.