WN Amerika ditangkap setelah diduga tikam kerabatnya hingga tewas

15/07/2026 13:35(Diperbaharui 15/07/2026 13:36)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Biro Kepolisian Kota Hsinchu, 14 Juli 2026)
(Sumber Foto : Biro Kepolisian Kota Hsinchu, 14 Juli 2026)

Taipei, 15 Juli (CNA) Seorang warga negara Amerika berusia 43 tahun yang mengajar di National Yang Ming Chiao Tung University (NYCU) ditangkap pada Selasa sore (14/7) setelah diduga menikam kakak iparnya hingga tewas di sebuah toko alat musik di Kota Hsinchu.

Biro Kepolisian Kota Hsinchu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa petugas dari Kantor Polisi Kedua menerima laporan pada pukul 14.46 bahwa seorang pria bermarga Lin (林) sedang menyerang seseorang dengan pisau di sebuah toko alat musik di Jalan Sanmin.

Ketika petugas tiba di lokasi, mereka menemukan pemilik toko, bermarga Chi (紀), tergeletak dalam genangan darah.

Menurut polisi, Lin masih memegang pisau saat mereka tiba, dan ia berulang kali menghadapi petugas. Polisi juga menemukan 10 orang -- enam dewasa dan empat anak-anak -- di dalam toko yang tidak dapat keluar karena insiden tersebut.

Petugas di lokasi menggunakan kekuatan yang diizinkan secara hukum untuk melumpuhkan Lin setelah ia menolak menyerah, menurut polisi. Empat tembakan dilepaskan, mengenai kaki Lin, dan ia kemudian dibawa ke rumah sakit dalam pengawasan polisi.

Setelah petugas medis masuk ke toko, Chi ditemukan sudah tidak memiliki tanda-tanda vital dan kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah Chi dikirim ke rumah duka untuk diautopsi atas perintah kejaksaan. Hasilnya belum tersedia saat ini.

Sebuah sumber di Kota Hsinchu mengatakan kepada CNA bahwa Lin adalah profesor di Departemen Elektronika dan Teknik Elektro NYCU, dengan spesialisasi teknik semikonduktor dan komponen elektronik.

Lin, yang berasal dari Taiwan namun kini menjadi warga negara AS, menikah dengan saudara perempuan istri Chi, kata sumber tersebut.

Polisi mengatakan mereka telah memulai penyelidikan untuk menentukan motif pembunuhan dan mengungkap seluruh kronologi kasus ini.

Sebagai tanggapan, NYCU mengatakan akan bekerja sama sepenuhnya dengan kejaksaan dan polisi dalam penyelidikan.

(Oleh Kuo Hsuan-wen, Frances Huang, dan Jennifer Aurelia)  

>Versi Bahasa Inggris
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.