Taipei, 8 Juli (CNA) Sejumlah mobil mewah yang disita kejaksaan Taipei, termasuk merek-merek ternama seperti Ferrari, Rolls-Royce, Porsche, dan Mercedes-Benz, akan dilelang pada 14 Juli pukul 10.30, kata Kementerian Kehakiman (MOJ) hari Rabu (8/7).
Direktorat Jenderal Eksekusi Administratif Cabang Shihlin MOJ dalam rilis pers mengatakan kendaraan-kendaraan ini merupakan aset yang disita Kantor Kejaksaan Distrik Taipei dalam penyidikan terhadap sebuah kelompok yang diduga melanggar Undang-Undang Perbankan dan melakukan penipuan.
Pelelangan ini bertujuan mencegah mobil-mobil bernilai tinggi mengalami penyusutan harga akibat terlalu lama disimpan, sekaligus mempercepat pengubahan hasil kejahatan menjadi aset yang dapat dikembalikan kepada para korban, kata ditjen tersebut.
Menurut rilis pers, mobil yang akan dilelang antara lain Ferrari 812 GTS berwarna emas yang diproduksi pada Oktober 2019 dan dilengkapi mesin V12 aspirasi alami berkapasitas 6.496 cc, serta Ferrari F12 Berlinetta kuning muda keluaran Agustus 2014.
Selain itu, turut dilelang sejumlah model populer lainnya, termasuk Rolls-Royce Wraith putih produksi April 2017, Porsche 718 Boxster S biru muda keluaran Maret 2017, serta Mercedes-Benz A180 putih Maret 2022.
Cabang Shihlin menyatakan, untuk memungkinkan masyarakat memahami secara langsung kondisi kendaraan yang dilelang, pada hari pelaksanaan lelang akan digelar pameran mulai pukul 09.30 hingga 10.30, yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat secara langsung.
Cabang Shilin mengingatkan bahwa pendaftaran untuk mengikuti lelang akan dibuka mulai pukul 09.30 pagi pada 14 Juli dan ditutup pukul 10.30.
Peserta lelang wajib membawa dokumen identitas untuk melakukan pendaftaran serta menyerahkan uang tunai sebesar NT$3.000 sebagai jaminan, setelah itu baru dapat memperoleh nomor peserta untuk mengikuti penawaran. Kuota terbatas dan akan diberikan hingga habis.
Proses penawaran akan dimulai pada pukul 10.30, dengan pemenang lelang wajib membayar harga kendaraan pada saat itu juga melalui transfer bank atau kartu kredit, kata cabang tersebut.
(Oleh Hsieh Chun-lin dan Jason Cahyadi)
Selesai/IF