Hewan-hewan di Kebun Binatang Shoushan nikmati bacang saat Festival Perahu Naga

19/06/2026 18:00(Diperbaharui 19/06/2026 18:05)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Seekor beruang hitam di Kebun Binatang Shoushan menikmati bacang. (Sumber Foto : Biro Pariwisata Kota Kaohsiung)
Seekor beruang hitam di Kebun Binatang Shoushan menikmati bacang. (Sumber Foto : Biro Pariwisata Kota Kaohsiung)

Kaohsiung, 19 Jun. (CNA) Kebun Binatang Shoushan di Kaohsiung menyiapkan berbagai jenis bacang khusus untuk satwa selama libur Festival Perahu Naga guna memberikan stimulasi sensorik sekaligus memperkaya perilaku alami mereka, ujar Kepala Biro Pariwisata Kota Kaohsiung.

Kepala Biro Pariwisata Kota Kaohsiung, Kao Min-lin (高閔琳), mengatakan perayaan Festival Perahu Naga tahun ini menggabungkan beragam bahan makanan dengan konsep pengayaan perilaku satwa. Bacang dibuat secara khusus sesuai karakteristik masing-masing hewan, tidak hanya untuk menambah suasana perayaan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan satwa melalui pemberian makanan yang memperhatikan nilai gizi, stimulasi indera, dan perilaku alami mereka.

Menurut siaran pers Biro Pariwisata Kaohsiung, para perawat satwa memanfaatkan daun ketapang yang ditanam di area kebun binatang untuk membungkus potongan wortel, sawi hijau, jerami alfalfa, dan gandum menjadi bacang sehat sebagai tambahan menu bagi satwa.

Babi Kunekune di Kebun Binatang Shoushan menikmati bacang. (Sumber Foto : Biro Pariwisata Kota Kaohsiung)
Babi Kunekune di Kebun Binatang Shoushan menikmati bacang. (Sumber Foto : Biro Pariwisata Kota Kaohsiung)

Salah satu satwa yang menikmati sajian tersebut adalah babi Kunekune. Namun, karena struktur tengkorak dan tulang lehernya, hewan itu tidak dapat mengangkat kepala terlalu tinggi sehingga hanya bisa mencium aroma bakcang yang digantung di depannya. Para perawat kemudian menurunkan bakcang tersebut dan meletakkannya di tanah agar dapat disantap.

Beruang hitam mendapat bacang berisi daging bebek dan telur rebus, sedangkan harimau Benggala menikmati bacang rumput pakan bermotif loreng harimau sambil menunjukkan perilaku berburu seperti menerkam dan mencabik makanan mereka.

Relawan kebun binatang juga membuat bacang sayur dari berbagai sayuran musiman untuk simpanse, yang terlihat saling berbagi makanan.

Sementara itu, kambing pingsan, keledai mini, dan kuda mini tampak antusias mengeksplorasi bacang rumput pakan yang baru mereka coba.

Rakun berhidung panjang mendapat bacang es berwarna-warni, dengan varian mangga menjadi yang paling digemari dan langsung habis disantap dibandingkan dengan varian lainnya.

(Oleh Lin Chiao-lien dan Jennifer Aurelia)

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.