Taipei, 28 Mei (CNA) Sebuah cahaya terang yang menyerupai meteor menerangi langit di atas Taiwan timur pada Rabu malam (27/5), dengan gambar-gambar yang diambil di Kabupaten Taitung menunjukkan apa yang menurut para ahli kemungkinan adalah puing-puing luar angkasa yang terbakar saat memasuki atmosfer.
Peristiwa tersebut terekam oleh kamera siaran langsung yang ditempatkan di sepanjang pantai timur Taitung dan di jalur pegunungan Xiangyang di Jalan Raya Lintas Selatan-Pulau.
Rekaman menunjukkan bola api bercahaya perlahan melintasi langit malam selama sekitar 15 detik sebelum terpecah menjadi dua fragmen api dan menghilang.
Liu Chih-an (劉志安), seorang direktur Asosiasi Astronom Amatir Taipei, mengatakan kepada CNA hari Kamis bahwa objek tersebut bukanlah meteor, melainkan kemungkinan besar puing-puing luar angkasa dari benda buatan manusia seperti satelit atau roket.
Liu mengatakan bahwa benda buatan yang memasuki atmosfer biasanya bergerak lebih lambat dan sering kali terpecah selama tahap akhir masuk kembali, berbeda dengan meteor yang biasanya tetap utuh kecuali ukurannya sangat besar.
Meskipun berasal dari benda buatan, fenomena langit ini memicu diskusi luas di platform media sosial Taiwan, khususnya Threads.
Karena objek tersebut melintas di langit selama 15 detik yang tidak biasa -- jauh lebih lama dari bintang jatuh pada umumnya -- warganet membanjiri media sosial dengan lelucon tentang memanfaatkan momen tersebut.
"Lima belas detik cukup lama untuk membuat banyak permohonan!" canda salah satu pengguna, sementara yang lain dengan humor bertanya-tanya apakah permohonan masih dihitung jika objek tersebut hanyalah sampah luar angkasa.