Taipei, 28 Mei (CNA) Ketua Taiwan Semiconductor Manufacturing Co., C.C. Wei (魏哲家) dikutip oleh sebuah sumber anonim hari Rabu (27/5) yang mengatakan bahwa bonus karyawan kemungkinan akan meningkat lebih dari 30 persen tahun ini, sejalan dengan beberapa tahun terakhir karena laba perusahaan terus mencetak rekor baru.
Berbicara kepada karyawan perusahaan dalam sebuah pertemuan yang diadakan Rabu pagi, Wei mengatakan bahwa TSMC, produsen cip kontrak terbesar di dunia, berkomitmen untuk menjaga kesejahteraan para pekerjanya, sambil mengucapkan terima kasih kepada karyawan atas kontribusi mereka terhadap peningkatan laba perusahaan, kata sumber tersebut kepada CNA.
Sejak 2023, bonus karyawan TSMC telah tumbuh pada tingkat tahunan 30 persen atau lebih dan selama kinerja karyawan tetap kuat, bonus tahunan untuk tahun ini diperkirakan akan tumbuh dengan laju yang serupa, kutip sumber tersebut dari pernyataan Wei.
Pertemuan dengan karyawan dijadwalkan setelah spekulasi viral di dunia maya bahwa TSMC akan menyesuaikan mekanisme distribusi bonus karyawan dengan memangkas pembayaran bonus tahun ini, dalam upaya untuk menyimpan lebih banyak dana guna memenuhi rencana perusahaan untuk memperluas produksi secara agresif.
Media lokal melaporkan bahwa rumor pemotongan bonus telah membuat banyak karyawan tidak senang.
Menurut laporan, Wei membatalkan perjalanan bisnis yang dijadwalkan hari Rabu dan mengatur pertemuan tersebut untuk meredakan kekhawatiran karyawan.
Wei mengatakan kepada karyawan bahwa distribusi laba TSMC bertujuan untuk memuaskan pekerja dan pemegang saham serta memenuhi tanggung jawab sosial perusahaan, tambah sumber tersebut.
Ia juga mencatat bahwa TSMC akan lebih memperhatikan tanggung jawab sosialnya dengan mengalokasikan lebih banyak laba untuk membantu masyarakat, seraya menambahkan bahwa pertumbuhan gaji untuk karyawan tingkat awal TSMC akan melampaui pertumbuhan untuk karyawan senior, menurut sumber tersebut.
Pada bulan Februari, rapat dewan menyetujui proposal untuk menetapkan rekor tertinggi NT$206,15 miliar (Rp116,89 triliun) dalam bentuk bonus kinerja karyawan dan bonus pembagian laba untuk tahun 2025, setelah perusahaan mencatat rekor baru laba bersih sebesar NT$1,72 triliun, naik 46 persen dari tahun sebelumnya.