Jensen Huang: Taiwan 'pusat revolusi AI'

27/05/2026 15:57(Diperbaharui 27/05/2026 15:57)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

CEO Nvidia Corp. Jensen Huang berbicara pada acara pertemuan karyawan perusahaan di Taipei pada Rabu. (Sumber Foto : CNA, 27 Mei 2026)
CEO Nvidia Corp. Jensen Huang berbicara pada acara pertemuan karyawan perusahaan di Taipei pada Rabu. (Sumber Foto : CNA, 27 Mei 2026)

Taipei, 27 Mei (CNA) Sedang di Taipei untuk peluncuran proyek kantor pusat perusahaannya, CEO Nvidia Corp. Jensen Huang (黃仁勳) menggambarkan Taiwan sebagai “pusat revolusi AI” dan berada di inti hampir seluruh kegiatan Nvidia.

Berbicara pada acara kumpul karyawan perusahaan hari Rabu (27/5) untuk merayakan proyek baru yang diperkirakan akan selesai pada tahun 2030, Huang mengatakan Taiwan adalah tempat di mana cip, sistem pengemasan canggih, dan superkomputer AI dibuat, sehingga menjadikannya pusat rantai pasokan AI global.

Taiwan sedang "berkembang pesat," kata Huang, yang tercermin dalam investasi Nvidia yang terkait dengan ekosistem Taiwan, yang telah tumbuh dari sekitar US$10 miliar (Rp178,03 triliun) hingga US$15 miliar per tahun empat hingga lima tahun lalu menjadi sekitar US$100 miliar hingga US$150 miliar per tahun saat ini.

Menurut Huang, Konferensi Teknologi GPU Nvidia yang akan datang akan menampilkan banyak mitra yang membantu Nvidia mewujudkan ambisinya.

Huang juga menekankan pentingnya infrastruktur energi untuk era AI.

Berbicara kepada Wali Kota Taipei Chiang Wan-an (蔣萬安), yang menghadiri acara tersebut, CEO Nvidia mengatakan Taiwan akan membutuhkan listrik yang jauh lebih banyak karena sementara tenaga kerja manusia membutuhkan makanan, "tenaga kerja AI membutuhkan listrik."

"Untuk menyatukan tenaga kerja manusia, tenaga kerja robotik, dan tenaga kerja AI, kita membutuhkan jauh lebih banyak energi," kata Huang, seraya menambahkan bahwa pengembangan energi akan menjadi dasar bagi pertumbuhan ekonomi Taiwan di masa depan selama revolusi industri baru ini.

Chiang mungkin memiliki sedikit pengaruh dalam urusan listrik, karena hal itu sebagian besar ditentukan oleh pemerintah pusat dan perusahaan utilitas milik negara, Taiwan Power Co.

Pada acara tersebut, Chiang memberikan Kunci Kota kepada Huang untuk menyambut Nvidia ke Taipei dan mengatakan dunia sedang memperhatikan bagaimana Nvidia membentuk masa depan AI dan bahwa Taipei bangga menjadi bagian dari masa depan itu.

Sebagai tanggapan, Huang mengatakan Taiwan berada di pusat hampir semua yang dilakukan Nvidia dan berterima kasih kepada negara tersebut karena telah merawat dirinya, keluarganya, dan karyawan Nvidia.

Acara tersebut diadakan di Taman Teknologi Beitou Shilin, di mana pembangunan kantor pusat Nvidia di Taiwan dijadwalkan akan dimulai pada akhir 2026 dan diperkirakan akan selesai pada tahun 2030.

Huang juga memperkenalkan konsep desain kantor pusat yang "transparan" melalui penggunaan luas dinding tirai kaca.

(Oleh Jeffrey Wu, Wu Kuan-hsien, dan Jennifer Aurelia) 

>Versi Bahasa Inggris
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.