Pabrik Chung Jye di Jawa Timur mulai produksi akhir 2026 atau awal 2027

28/05/2026 15:06(Diperbaharui 28/05/2026 15:06)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Ketua Chung Jye Investment Holding Co. Liu An-che. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Ketua Chung Jye Investment Holding Co. Liu An-che. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 28 Mei (CNA) Produsen sepatu Taiwan, Chung Jye Investment Holding Co., hari Rabu (27/5) mengatakan pabrik mereka di Jawa Timur diperkirakan mulai beroperasi pada akhir 2026 atau awal 2027, sementara Indonesia menjadi fokus utama pengembangan kapasitas perusahaan tahun ini.

Dalam sebuah acara konferensi investor, Chung Jye mengatakan belanja modal tahun ini diperkirakan mencapai US$20 juta (Rp356,94 miliar) hingga US$28 juta.

Perusahaan menyebut pembangunan pabrik di Jawa Timur telah dimulai sejak akhir Oktober 2025 dan saat ini terus berjalan sesuai rencana.

Chung Jye mengatakan pihaknya terus memperluas kapasitas produksi di empat basis utama, yakni Tiongkok, Vietnam, India, dan Indonesia.

Pabrik di Vietnam mulai beroperasi pada kuartal ketiga 2025 dengan kapasitas tahunan sekitar 112.000 pasang bagian atas sepatu rajut, sementara pengiriman sepatu jadi dalam jumlah kecil telah dimulai sejak Desember tahun lalu dan akan ditingkatkan secara bertahap.

Sementara itu, pabrik di India memproduksi sekitar 600.000 pasang sepatu tahun lalu. Dengan bertambahnya pelanggan baru, kapasitas produksi tahun ini diperkirakan meningkat menjadi 1,9 juta pasang, dengan kapasitas maksimal mencapai 2,1 juta pasang.

Chung Jye mengatakan pesanan pada kuartal kedua tahun ini hampir mencapai kapasitas penuh. Namun, akibat kondisi ekonomi global dan lemahnya sentimen konsumsi, pelanggan masih bersikap hati-hati dalam menempatkan pesanan sehingga visibilitas pesanan pada paruh kedua tahun ini masih belum jelas.

Perusahaan menyatakan strategi saat ini difokuskan pada menjaga tingkat utilisasi kapasitas produksi, sekaligus aktif mencari pelanggan dan pesanan baru, dengan target mempertahankan tingkat pendapatan tahun 2026 setara dengan tahun lalu.

(Oleh Pan Chih-yi dan Jennifer Aurelia)

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.