Taipei, 30 Apr. (CNA) Serikat industri di Taiwan Railway Corp. (TRC) hari Rabu (28/4) menggugat direktur tenaga kerja perusahaan Wu Chang-chih (吳長智) ke Kejaksaan Distrik Taipei atas dugaan korupsi, menuduhnya telah secara ilegal menempati asrama dan menyalahgunakan tunjangan.
Dalam pernyataan persnya, Taiwan Railway Union (TRU) selaku serikat pekerja industri di TRC menyebut bahwa Wu sebelumnya pernah dihukum karena kasus pelecehan seksual paksa terhadap rekan kerja perempuan.
Ia juga dilaporkan media telah menyalahgunakan posisinya di serikat untuk mengklaim tunjangan "tugas operasional kereta", dengan total dugaan penyalahgunaan mencapai hampir NT$800.000 (Rp438,9 juta), menurut TRU.
Anggota tetap dewan TRU, Wang Chieh (王傑) mengatakan Wu telah terungkap melanggar peraturan penyewaan mes TRC, karena masih lajang tetapi mengajukan dan menempati asrama dengan lebih dari satu kamar selama hampir sepuluh tahun.
Hasil investigasi internal perusahaan juga mengonfirmasi penempatan tersebut ilegal, dan ia secara tidak sah membangun kanopi kendaraan pribadi, kata Wang.
Namun, meskipun pelanggaran telah terbukti, TRC menyatakan "tidak ada penyalahgunaan wewenang atau keuntungan pribadi", kata Wang, seraya menyebut hal itu mengejutkan.
Jika penempatan ilegal tersebut benar, kata Wang, Wu yang berstatus pegawai dengan jabatan di bidang transportasi diduga telah melanggar Undang-Undang Pemberantasan Korupsi, dan TRC harus menangani kasus ini secara adil, memberikan sanksi, serta menagih kembali biaya terkait.
TRU juga menyampaikan tuntutan kepada TRC dan Taiwan Railway Labor Union (TRLU) selaku serikat perusahaan, termasuk agar Wu segera meninggalkan asrama serta mengganti kerugian sewa ilegal berdasarkan harga pasar di sekitar tempat tinggalnya.
TRC, tuntut TRU, juga harus menyelidiki seluruh kasus penyewaan asrama ilegal di seluruh Taiwan untuk memastikan keadilan dalam penggunaan fasilitas.
Sementara itu, TRU meminta TRLU segera mengadakan rapat pengawas untuk audit keuangan guna memeriksa apakah Wu, saat menjabat sebagai sekretaris serikat perusahaan, menyalahgunakan iuran anggota untuk kepentingan pribadi.
Demi melindungi hak anggota, TRLU juga harus segera mengadakan rapat perwakilan sementara dan memutuskan penangguhan hak keanggotaan Wu selama penyelidikan berlangsung, serta mengeluarkannya dari serikat perusahaan jika ia terbukti bersalah, kata TRU.
Menurut Undang-Undang Serikat Pekerja Taiwan, "serikat industri" -- dalam kasus ini TRU -- dibentuk oleh pekerja di industri terkait, sementara "serikat perusahaan" -- TRLU -- diorganisasi karyawan dari tempat kerja yang sama.
Ketua TRC James Jeng (鄭光遠) hari Rabu menyatakan investigasi internal telah dimulai dan prosesnya telah mencapai tahap akhir. Selain itu, penyelidikan oleh unit etika juga telah dimulai, dengan beberapa prosedur telah diselesaikan dan hasilnya akan dilaporkan ke sistem pemerintahan di tingkat lebih tinggi, ujarnya.
(Oleh Hsieh Chun-lin dan Jason Cahyadi)
Selesai/IF