Lima orang dituntut atas bentrokan ziarah Dajia Mazu yang lukai polisi

30/04/2026 10:41(Diperbaharui 30/04/2026 10:41)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Otoritas setempat, 29 April 2026)
(Sumber Foto : Otoritas setempat, 29 April 2026)

Taipei, 30 Apr. (CNA) Lima pria telah dituntut atas tuduhan yang termasuk menghalangi tugas resmi dan penyerangan setelah bentrokan dalam ziarah tahunan Dajia Mazu di Taiwan tengah bulan ini yang menyebabkan tiga polisi terluka, kata kejaksaan hari Rabu (29/4). 

Menurut Kantor Kejaksaan Distrik Changhua, insiden terjadi pada akhir 18 April di Kota Changhua, ketika kerumunan yang berkumpul untuk menyambut tandu dewa menjadi padat, sehingga terjadi dorong-mendorong.

Kelima terdakwa -- bermarga Chen (陳) (21), Ko (柯) (21), dua bersaudara bermarga Yeh (葉) (25 dan 21), serta prajurit aktif Tseng (曾) -- melakukan perjalanan dari Taichung untuk ikut serta dalam prosesi itu. Mereka mengenakan rompi kuil berwarna oranye dan menunggu tandu di dekat persimpangan Jalan Ziqiang dan Gang 195.

Tandu baru tiba sekitar pukul 22.50, saat kerumunan besar telah berkumpul dan dorong-mendorong sudah mulai terjadi.

Meskipun mengetahui petugas dari Kantor Polisi Changhua sedang bertugas untuk menjaga ketertiban, kelima pria tersebut diduga mencoba memaksa maju untuk merebut tandu, sebuah tindakan ritual yang sering memicu persaingan sengit di antara para penganut.

Kejaksaan mengatakan bahwa Yeh bersaudara dan Ko mendorong dan berteriak kepada petugas, dengan Yeh bersaudara diduga menghasut orang lain yang mengenakan rompi oranye untuk ikut dalam keributan.

Chen diduga memukul petugas dengan tangan dan sikunya, melukai seorang kapten detektif bermarga Hsiao (蕭), yang mengalami gegar otak dan patah hidung, serta menjatuhkan seorang kepala regu bermarga Chiu (邱).

Ko juga diduga menyerang Chiu, menyebabkan luka lecet pada siku dan lututnya, sementara Tseng dituduh memukul petugas lain bermarga Huang (黃), melukai mata dan jaringan di sekitarnya, serta merusak kacamata Chiu, yang mengakibatkan biaya perbaikan sebesar NT$10.000 (Rp5,487 juta).

Kejaksaan mengatakan Chen, Ko, dan Tseng dituntut atas dugaan menghalangi tugas resmi dan menyebabkan luka fisik, dengan Tseng juga menghadapi tuduhan tambahan atas perusakan properti.

Sementara itu, Yeh bersaudara dituntut atas dugaan membantu dalam pelanggaran kelompok yang menghalangi tugas resmi.

Chen, Ko, dan Tseng tetap ditahan, kata kejaksaan.

(Oleh Cheng Wei-chen, Evelyn Kao dan Miralux) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.