Kelompok buruh Taiwan serukan kenaikan tunjangan pengangguran jelang Hari Buruh

28/04/2026 16:25(Diperbaharui 28/04/2026 16:25)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Sejumlah kelompok hari Selasa menggelar aksi menjelang Hari Buruh di depan Yuan Eksekutif. (Sumber Foto : CNA, 28 April 2026)
Sejumlah kelompok hari Selasa menggelar aksi menjelang Hari Buruh di depan Yuan Eksekutif. (Sumber Foto : CNA, 28 April 2026)

Taipei, 28 Apr. (CNA) Dua aksi kelompok buruh terpisah di depan gedung Yuan Eksekutif (Kabinet) hari Selasa (28/4) menuntut kenaikan tunjangan pengangguran menjelang Hari Buruh hingga perhatian pada isu kecelakaan kerja pekerja Pribumi dalam peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sedunia.

Di salah satu aksi, sebuah aliansi Hari Buruh bersama berbagai kelompok menyerukan agar pemerintah meninjau penyediaan perumahan yang terjangkau bagi pekerja dan pengasuhan anak bagi tenaga kerja muda.

Peserta aksi juga meminta tunjangan pengangguran dinaikkan menjadi 80 persen dari upah yang diasuransikan, atau menaikkan dasar upah asuransi serta memperpanjang masa penerimaan hingga sembilan bulan. Selain itu, mereka menyerukan peningkatan kontribusi dalam skema pensiun baru Taiwan.

Di lokasi juga digelar aksi teatrikal yang menggambarkan seorang pekerja akar rumput yang memiliki orang tua yang harus ditanggung dan anak yang harus dibesarkan, mengalami tekanan besar seperti dibelenggu, serta harus menanggung biaya sewa dan harga rumah hingga akhirnya "tertekan sampai runtuh".

Aksi teatrikal sebuah aliansi Hari Buruh hari Selasa. (Sumber Foto : CNA, 28 April 2026)
Aksi teatrikal sebuah aliansi Hari Buruh hari Selasa. (Sumber Foto : CNA, 28 April 2026)

Sementara itu, sebelumnya di tempat dan hari yang sama, sejumlah kelompok lainnya mengadakan konferensi pers terkait Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sedunia yang diperingati setiap 28 April.

Para peserta aksi mengenang sekitar 25.000 kasus kecelakaan kerja yang terjadi tahun lalu, termasuk 282 orang yang meninggal di tempat kerja. Mereka berharap pemerintah dan pemberi kerja benar-benar memberi perhatian pada kecelakaan kerja agar kasus serupa tidak terulang.

Di salah satu kasus, seorang pekerja Pribumi bernama Lawai Arik, yang juga vokalis grup musik, tewas usai terjatuh dari perancah dalam pembangunan panggung utama acara tahun baru Taipei pada 25 Desember 2024. Dalam aksi, turut diputar lagu yang ia tulis untuk keluarganya terkait kematian akibat kecelakaan kerja.

Kakak mendiang, Kao Chia-tse (高嘉澤) dengan suara bergetar mengatakan bahwa dua adiknya meninggal karena kecelakaan kerja, dan dirinya sendiri juga bekerja di profesi berisiko tinggi.

Namun, perlindungan kerja di pekerjaan ketinggian masih sering tidak memadai, kata Kao, seraya mengatakan dirinya berharap pemerintah dan pihak terkait dapat lebih meningkatkan upaya perlindungan.

Sejumlah kelompok hari Selasa menggelar aksi peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sedunia di depan Yuan Eksekutif. (Sumber Foto : CNA, 28 April 2026)
Sejumlah kelompok hari Selasa menggelar aksi peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sedunia di depan Yuan Eksekutif. (Sumber Foto : CNA, 28 April 2026)

Ketua Taiwan Association for Victims of Occupational Injuries, Lee Chun-kai (李竣凱) dan ketua salah satu asosiasi masyarakat adat di Kota Keelung, Panai Runi Wang menuntut pemerintah meningkatkan tingkat kepesertaan asuransi tenaga kerja dan asuransi kecelakaan kerja bagi pekerja Pribumi secara menyeluruh.

Mereka juga meminta pemerintah membentuk bab khusus analisis statistik kecelakaan kerja pekerja Pribumi, memberikan subsidi atas kehilangan upah dan biaya transportasi selama pelatihan keselamatan kerja, serta membawa edukasi langsung ke kampung dan tempat kerja berisiko tinggi.

Selain itu, mereka mendesak pemerintah membangun sistem bantuan darurat kecelakaan kerja, rujukan medis, bantuan hukum, dan dukungan keluarga serta melakukan inspeksi ketenagakerjaan khusus dan pencegahan kecelakaan kerja pada industri berisiko tinggi yang banyak mempekerjakan pekerja Pribumi.

Wang menambahkan bahwa dari Januari hingga April tahun ini tedapat lima kasus kecelakaan kerja pekerja Pribumi yang tidak terdaftar dalam asuransi kecelakaan kerja. Ia berharap pemerintah dan pemberi kerja bertanggung jawab dan segera melakukan audit khusus serta perbaikan kepesertaan.

(Oleh Lai Yu-chen dan Jason Cahyadi)

Selesai/IF

Aksi peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sedunia pada Selasa. (Sumber Foto : CNA, 28 April 2026)
Aksi peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sedunia pada Selasa. (Sumber Foto : CNA, 28 April 2026)
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.