Pengadilan Hsinchu vonis 2 orang atas pinjaman predator yang targetkan pekerja migran

05/04/2026 10:01(Diperbaharui 05/04/2026 10:01)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Pengadilan Distrik Hsinchu Taiwan. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Pengadilan Distrik Hsinchu Taiwan. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 5 Apr. (CNA) Dua orang telah dijatuhkan hukuman atas dugaan pemaksaan dan praktik rentenir setelah mereka mengeksploitasi puluhan pekerja migran Vietnam dengan memberikan pinjaman berbunga tinggi, menurut putusan pengadilan tingkat pertama.

Pengadilan Distrik Hsinchu pada 27 Maret menjatuhkan hukuman penjara tujuh tahun dua bulan kepada seorang wanita bermarga Ho (何) dan enam tahun dua bulan kepada seorang pria bermarga Ma (麻). Putusan ini dapat diajukan banding.

Menurut putusan tersebut, Ho, yang memimpin kantor Hsinchu dari "New Immigrants Human Rights Hope Association", juga mengelola pusat kesehatan dan supermarket. Ma, kekasihnya, bertindak sebagai penasihat asosiasi tersebut.

Peran mereka memberi akses kepada para pekerja migran Vietnam.

Pengadilan mengatakan para terdakwa menargetkan pekerja yang sangat membutuhkan uang tunai dan tidak dapat memperoleh pinjaman bank, dengan memanfaatkan situasi keuangan mereka yang genting.

Skema ini dimulai pada 2020 dan terungkap tahun lalu setelah beberapa korban melaporkan kasus tersebut ke polisi, sehingga penyidik berhasil mengidentifikasi 29 korban.

Dalam salah satu kasus, para terdakwa meminjamkan NT$200.000 (Rp106,2 juta), tetapi langsung memotong NT$16.000 di muka dan mewajibkan pembayaran kembali sebesar NT$16.000 setiap 15 hari, setara dengan tingkat bunga tahunan 212 persen.

Pengadilan menilai bahwa ketika peminjam gagal membayar kembali, para terdakwa menggunakan metode penagihan yang kasar, termasuk mempublikasikan informasi pribadi, mengeluarkan ancaman, dan melakukan kekerasan fisik, yang melanggar Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

(Oleh Kuo Hsuan-wen, Shih Hsiu-chuan, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.