Polisi dan militer tangkap 3 PMI hilang kontak yang melarikan diri di Taoyuan

05/04/2026 13:48(Diperbaharui 05/04/2026 15:40)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Kantor Polisi Guishan)
(Sumber Foto : Kantor Polisi Guishan)

Taipei, 5 Apr. (CNA) Tiga pekerja migran Indonesia (PMI) hilang kontak yang melarikan diri dalam pemeriksaan lalu lintas di Taoyuan baru-baru ini ditangkap petugas kepolisian dengan dibantu personel militer yang sedang berada di lokasi, kata otoritas setempat.

Kantor Polisi Guishan hari Kamis (2/4) mengatakan kepada media bahwa saat petugas sedang berpatroli di depan Jalan Fuxing No. 306 pada sekitar pukul 21.20 hari Rabu, mereka menemukan sebuah kendaraan dan penumpangnya yang mereka nilai mencurigakan dan tampak panik.

Ketika hendak diberi isyarat untuk berhenti dan diperiksa, tiga orang di dalam mobil langsung melompat keluar dan melarikan diri, sehingga petugas segera melakukan pengejaran, kata kepolisian.

Personel Angkatan Darat (AD) yang berada di sekitar lokasi turut mendengar kejadian tersebut dan segera ikut membantu melakukan pengepungan dan penangkapan, kata kepolisian.

"Koordinasi yang baik" antara militer dan kepolisian membuat ketiga orang tersebut berhasil "dengan cepat" dilumpuhkan, menurut kantor polisi.

Setelah diperiksa, ketiga orang tersebut diketahui merupakan PMI hilang kontak, kata kepolisian, menambahkan bahwa kasus ini kemudian diserahkan ke Direktorat Jenderal Imigrasi untuk penahanan sementara sambil menunggu proses deportasi.

Sementara itu, Komando ke-6 AD mengatakan sersan staf Tien Chung-lin (田仲麟), kopral Wu Min-lun (吳旻倫), dan kopral Chuang Hung-yi (莊宏翊) dari Batalyon Gabungan Senjata III di Brigade Gabungan Senjata ke-269 saat itu tengah kembali ke gerbang Kamp Jinlong setelah cuti.

Dari kiri: Wu Min-lun, Tien Chung-lin, dan Chuang Hung-yi. (Sumber Foto : Komando ke-6 Angkatan Darat)
Dari kiri: Wu Min-lun, Tien Chung-lin, dan Chuang Hung-yi. (Sumber Foto : Komando ke-6 Angkatan Darat)

Melihat petugas dari Stasiun Polisi Pinding di bawah Kantor Polisi Guishan yang sedang mengejar pekerja migran hilang kontak, ketiga personel militer itu secara sukarela membantu, kata komando tersebut.

Pada saat yang sama, komandan pos jaga, sersan Chen Chun-hung (陳俊宏), setelah melihat situasi tersebut segera melaporkan kepada komandan peleton jaga, sersan staf Lin Chen-yu (林振鈺).

Lin kemudian dengan cepat mengumpulkan personel peleton jaga untuk memberikan dukungan, membantu melakukan pengaturan lalu lintas serta operasi pengepungan, hingga berhasil membantu kepolisian menangkap ketiga PMI hilang kontak, kata komando tersebut.

Kepala Stasiun Polisi Pinding, Tsai Chia-liang (蔡佳良) hari Kamis datang ke kamp untuk menyerahkan surat penghargaan, menyatakan bahwa tindakan para prajurit yang "sigap membantu" menunjukkan semangat kerja sama militer dan kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat.

Hal ini, ucapnya, tidak hanya memperkuat kapasitas penegakan hukum, tetapi juga mencerminkan teladan dari sinergi militer dan kepolisian yang saling menjaga dan membantu, serta memberikan rasa aman dan stabilitas bagi masyarakat.

(Oleh Jason Cahyadi)

Selesai/IF

(Sumber Foto : Komando ke-6 Angkatan Darat)
(Sumber Foto : Komando ke-6 Angkatan Darat)
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.