Taipei, 1 Apr. (CNA) Partai Progresif Demokratik (DPP) hari Selasa (31/3) mengatakan mereka telah menyelenggarakan kegiatan yang mengundang imigran baru dari wilayah utara mengunjungi Kantor Kepresidenan hingga Yuan Legislatif, guna mendalami proses perkembangan demokrasi di Taiwan.
DPP dalam siaran persnya menyampaikan bahwa Departemen Imigran Baru mereka menggelar pelatihan pendalaman dan kunjungan pertukaran budaya ini dari Minggu hingga Senin, dengan mengunjungi Kantor Kepresidenan, Chen Ding-Nan Memorial Park, Yuan Legislatif, dan National 228 Memorial Museum.
Di Chen Ding-Nan Memorial Park, calon Bupati Yilan dari DPP Lin Kuo-chang (林國漳) menekankan demokrasi tidak datang begitu saja, melainkan terakumulasi dari generasi ke generasi. Ia menyatakan akan terus berdialog dengan imigran baru dan bekerja sama untuk membangun Yilan yang lebih beragam.
Chen Ding-nan (陳定南), mantan bupati Yilan, memiliki pengaruh yang mendalam terhadap perkembangan kabupaten tersebut dan merupakan tokoh penting dalam perjalanan demokrasi Taiwan, catat Lin.
Pada hari berikutnya, rombongan berkunjung ke Kantor Kepresidenan dan berfoto bersama Presiden sekaligus Ketua DPP Lai Ching-te (賴清德) dan legislator yang juga imigran baru asal Malaysia Loh Meei-ling (羅美玲) sebagai kenang-kenangan.
Lai mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua pihak, dan menegaskan bahwa semua yang datang ke Taiwan, tidak peduli siapa yang lebih dahulu, adalah pemilik tanah ini.
Taiwan adalah negara demokratis dan bebas yang menyambut berbagai talenta untuk bekerja dan belajar serta menetap dan berkembang, kata Lai, yang juga mendoakan agar semua imigran baru dapat hidup bahagia.
Direktur Departemen Imigran Baru DPP, Chang Yu-ting (張瑜庭) menyampaikan bahwa banyak imigran baru masih kurang memahami perkembangan demokrasi Taiwan pada awal kedatangan mereka, sehingga kunjungan ini diharapkan dapat membuat mereka lebih mendalami sejarahnya.
Ke depannya, kata Chang, pihaknya juga akan terus merencanakan kegiatan serupa untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi penduduk baru dalam masyarakat Taiwan.
(Oleh Yeh Su-ping dan Jason Cahyadi)
Selesai/IF