Taipei, 1 Apr. (CNA) Biaya tambahan bahan bakar untuk rute penerbangan internasional jarak pendek maupun jauh akan naik secara drastis mulai 7 April, akibat lonjakan harga minyak mentah, kata Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (CAA) pada Rabu (31/3).
Berbicara dalam sebuah rapat dengar pendapat yang diadakan Komite Transportasi Yuan Legislatif, Direktur Jenderal CAA Ho Shu-ping (何淑萍) mengatakan biaya tambahan bahan bakar untuk maskapai Taiwan akan naik sebesar US$27,50 (Rp466,1 ribu) untuk rute jarak pendek dan sebesar US$71,50 untuk rute jarak jauh.
Kenaikan tersebut akan membuat biaya tambahan menjadi US$45 pada rute jarak pendek dan US$117 pada rute jarak jauh, kata CAA dalam pernyataan selanjutnya. Biaya tambahan bahan bakar yang baru ini mewakili kenaikan sebesar 157 persen.
Sejak serangan terhadap Iran oleh Amerika Serikat dan Israel dimulai pada akhir Februari, yang akhirnya menyebabkan Iran menutup Selat Hormuz, harga minyak mentah Brent telah melonjak lebih dari 60 persen.
Ho mengatakan harga tiket pada rute domestik akan naik rata-rata NT$97 (Rp51,5 ribu) untuk menutupi biaya bahan bakar tambahan, tetapi Dana Operasi Penerbangan Sipil akan menanggung sebagian kenaikan untuk rute antara Pulau Taiwan dan pulau-pulau lepas pantainya.
Tidak ada biaya tambahan bahan bakar pada rute domestik. Sebagai gantinya, kata Ho, tarif domestik dapat dinaikkan ketika perusahaan minyak milik negara CPC Corp., Taiwan menaikkan harga bahan bakar selama tiga bulan berturut-turut.
Ho tidak menyebutkan kapan kenaikan untuk rute domestik akan dimulai.
Juga dalam rapat dengar pendapat tersebut, Menteri Transportasi Chen Shih-kai (陳世凱) mengatakan lonjakan harga bahan bakar telah memberikan tekanan keuangan pada maskapai lokal, dan kenaikan biaya tambahan yang diumumkan pada Rabu bertujuan untuk meringankan tekanan tersebut.
Harga bahan bakar menyumbang sekitar 40 persen dari biaya operasional maskapai, menurut perkiraan pasar.
CAA mengatakan telah menginstruksikan maskapai lokal untuk menginformasikan kenaikan biaya tambahan bahan bakar ini kepada penumpang, agen perjalanan, pengirim kargo, dan pemilik kargo dengan cara yang tepat untuk menghindari perselisihan yang tidak perlu.
Selesai/JC