Taipei, 31 Mar. (CNA) Departemen Ketenagakerjaan Kota Taipei hari Selasa (31/3) mengajak pekerja migran dan warga lokal mengikuti kegiatan pengalaman budaya dan tur jelajah kota yang akan digelar dalam lima sesi di sepanjang tahun ini, dengan pendaftaran yang dibuka mulai 1 April.
Kantor Pekerja Migran dan Disabilitas Kota Taipei dalam sebuah rilis pers menyampaikan bahwa program tahunan tersebut tahun ini menghadirkan rangkaian kegiatan yang menggabungkan pengalaman budaya dan eksplorasi lokal.
Di antaranya, kantor tersebut mengatakan mereka akan menggelar tiga kegiatan bagi pekerja migran, yaitu memetik stroberi pada 12 April, petualangan di terowongan rahasia Grand Hotel Taipei pada 7 Juni, dan kunjungan ke National Palace Museum pada 9 Agustus.
Selain itu, kata kantor tersebut, mereka juga akan menggelar acara pengalaman budaya untuk warga lokal guna mendorong interaksi dua arah, meliputi pengenalan budaya Indonesia beserta pembuatan "kue gulung kelapa" pada 23 Mei dan pengantar budaya Vietnam yang disertai kopi dan camilan khas pada 18 Juli.
Program ini mengajak pekerja migran lebih mengenal keberagaman Taiwan, sementara memungkinkan warga lokal lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari budaya Asia Tenggara melalui berbagi makanan, budaya, dan pengalaman hidup, "Sehingga memperdalam pemahaman lintas budaya," kata kantor tersebut.
Kepala Kantor Pekerja Migran dan Disabilitas Chen Kun-hung (陳昆鴻) menyatakan pekerja migran telah menjadi "mitra penting yang tak terpisahkan" dari Taipei, dan pihaknya akan terus berupaya menciptakan lingkungan yang ramah untuk pertukaran budaya melalui berbagai pendekatan.
Harapannya, kata Chen, pekerja migran dapat lebih mengenal Taiwan, sementara masyarakat lokal bisa memahami serta menerima keberadaan tenaga kerja asing, sehingga berbagai budaya dapat saling bertemu dan secara bertahap membangun kepercayaan melalui interaksi.
Pendaftaran serentetan kegiatan ini akan dibuka mulai 1 April dengan kuota terbatas, dengan informasi lebih lanjut bisa dilihat di halaman Facebook 手牽手at Taipei, kata kantor tersebut.
Jumlah total pekerja migran di Taipei per Januari telah mencapai 61.155 orang, dengan 30.789 di antaranya berkebangsaan Indonesia yang mencakup 27.666 perawat rumah tangga, kata Wakil Kepala Kantor Pekerja Migran dan Disabilitas Kota Taipei, Yeh Ssu-yen (葉思延) kepada CNA baru-baru ini.
Selesai/ja