TETO Surabaya imbau warga Taiwan berhati-hati pasca insiden 3 WNA di Bali

31/03/2026 14:37(Diperbaharui 31/03/2026 14:37)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Foto sebuah pantai di Bali hanya untuk tujuan ilustrasi. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Foto sebuah pantai di Bali hanya untuk tujuan ilustrasi. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 31 Mar. (CNA) Kantor Dagang dan Ekonomi Taipei (TETO) di Surabaya hari Senin (30/3) mengimbau warga Taiwan yang akan bepergian ke wilayah timur Indonesia untuk berhati-hati, usai terjadi insiden yang "membahayakan keselamatan" tiga warga negara asing (WNA) di Bali.

"Sebaiknya menghindari keluar sendiri pada larut malam, memerhatikan keamanan transportasi dan akomodasi serta mewaspadai orang-orang yang mencurigakan, serta menjaga dengan baik barang-barang pribadi yang dibawa," kata TETO Surabaya.

Kantor tersebut mengimbau warga Taiwan yang menghadapi situasi darurat untuk segera hubungi kepolisian setempat maupun TETO terdekat untuk memperoleh bantuan yang diperlukan.

Nomor telepon TETO Surabaya yang dapat dihubungi pada jam kerja adalah 62-31-9901-4600, sementara saluran siaga mereka adalah 62-822-5766-9680, kantor tersebut.

Jika TETO Surabaya tidak dapat dihubungi, kata mereka, warga bisa menghubungi pusat kontak darurat Kementerian Luar Negeri Taiwan di 886-800-085-095 atau 886-3-3932628.

TETO Surabaya menyebarkan imbauan tersebut dalam sebuah siaran pers, tetapi tidak mendetailkan insiden yang dimaksud.

Namun, sebelumnya telah dilaporkan dugaan pemerkosaan terhadap tiga turis asing di Bali dalam tiga kasus berbeda yang masing-masing berselang satu hari, dengan para pelaku telah diringkus kepolisian usai penyelidikan, dilansir detikBali.

Kasus pertama menimpa seorang warga negara Tiongkok berinisial RF (22) yang setelah pulang dari sebuah tempat hiburan malam dalam kondisi mabuk pada 23 Maret malam dibawa pengemudi ojek daring ke sebuah lahan kosong di Kabupaten Badung lalu dirudapaksa, menurut kepolisian dilansir jpnn.com.

Kepolisian kemudian mengungkap dugaan pelecehan seksual terhadap KN (21), seorang warga negara Australia, di kamar mandi tempat hiburan malam pada 24 Maret dini hari, oleh seorang petugas keamanan tempat korban menginap di wilayah Badung, dilansir detikBali.

Kejadian ketiga terjadi pada 25 Maret dini hari, melibatkan QY (34), warga negara Tiongkok, yang dibekap ke ruangan kosong oleh karyawan hotel di Badung, yang diminta bantuan oleh korban setelah ia tidak berhasil menemukan kunci kamarnya, dilansir KOMPAS.com berdasarkan kepolisian.

(Oleh Jason Cahyadi)

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.