MOL: Program orientasi satu pintu turunkan tingkat pekerja migran hilang kontak

24/05/2026 15:01(Diperbaharui 24/05/2026 15:01)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

MOL. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
MOL. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 24 Apr. (CNA) Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) Taiwan menyatakan bahwa program layanan orientasi satu pintu bagi pekerja migran sektor rumah tangga yang baru tiba di Taiwan terbukti membantu menurunkan angka pekerja migran yang melarikan diri atau hilang kontak.

Dalam pernyataan hari Kamis (21/5), kementerian menyebut tingkat pekerja migran sektor perawatan yang kehilangan kontak turun dari 3,85 persen pada 2022 menjadi 1,81 persen pada 2025 setelah program tersebut diberlakukan.

Pernyataan itu disampaikan sebagai tanggapan atas informasi yang beredar di internet yang menyebut layanan orientasi satu pintu tidak efektif dalam mengatasi masalah pekerja migran kaburan.

Kementerian menjelaskan bahwa sejak 2023 pihaknya mulai menerapkan program orientasi satu pintu bagi pekerja migran sektor rumah tangga, termasuk pekerja baru dan mereka yang telah lebih dari lima tahun tidak mengikuti pelatihan serupa.

Dalam program tersebut, pekerja migran diberikan pemahaman mengenai ketentuan hukum, termasuk bahwa izin kerja mereka dapat dicabut apabila mangkir atau kehilangan kontak selama lebih dari tiga hari, serta dapat dikenai larangan bekerja kembali di Taiwan seumur hidup.

Selain itu, pekerja migran juga diingatkan bahwa melakukan pekerjaan ilegal selama masa kehilangan kontak dapat dikenai denda hingga NT$150.000 (Rp84,3 juta).

Kementerian menegaskan akan terus memperkuat upaya pencegahan sejak tahap awal untuk mengurangi kasus pekerja migran kabur, serta bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri guna memperbaiki penanganan masalah tersebut secara lintas kementerian.

(Oleh Wu Hsin-yun dan Agoeng Sunarto)

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.