Taichung, 13 Mar. (CNA) Jumlah kematian pejalan kaki di Kota Taichung sepanjang tahun 2025 mencapai 57 orang, tertinggi di antara wilayah lain, kata Wakil Menteri Transportasi dan Komunikasi Chen Yen-po (陳彥伯) pada Kamis (12/3).
Wakil Menteri Transportasi Chen Yen-po (陳彥伯) mengatakan dalam rapat keselamatan lalu lintas kementerian hari Kamis (12/3) bahwa jumlah kematian pejalan kaki di beberapa kota dan kabupaten pada 2025 meningkat dibandingkan dengan 2024 dan 2023.
Di antara seluruh wilayah di Taiwan, Taichung mencatat jumlah korban jiwa tertinggi dengan 57 orang, sehingga situasi keselamatan pejalan kaki di kota tersebut dinilai relatif serius, kata Chen.
Kementerian berharap Pemerintah Kota Taichung dapat melakukan penyesuaian berdasarkan rekomendasi yang diberikan agar perbaikan keselamatan lalu lintas dapat dicapai secara lebih signifikan, tambahnya.
Pemerintah Kota Taichung dalam keterangan persnya menyatakan bahwa total korban jiwa kecelakaan lalu lintas pada 2025 mencapai 291 orang, turun 24 kasus atau sekitar 7,6 persen dibandingkan periode yang sama pada 2023. Penurunan ini merupakan yang terbesar di antara enam kota besar di Taiwan.
Untuk kategori kematian pejalan kaki dalam 30 hari setelah kecelakaan, jumlah korban pada 2025 tercatat 57 orang. Pada kuartal keempat (Oktober–Desember), jumlahnya turun menjadi sembilan orang, lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata 16 korban pada tiga kuartal pertama tahun tersebut.
Meski menunjukkan adanya perbaikan, pemerintah kota menyatakan angka kecelakaan yang melibatkan pejalan kaki masih memiliki ruang untuk diturunkan.
Analisis data kecelakaan menunjukkan sebagian besar korban jiwa pejalan kaki merupakan kelompok lanjut usia. Untuk itu, tim keselamatan lalu lintas kota bekerja sama dengan organisasi perempuan memperluas sosialisasi keselamatan lalu lintas di komunitas, termasuk memberikan pengalaman langsung kepada lansia mengenai waktu lampu penyeberangan dan cara menyeberang yang aman di persimpangan.
Selain itu, pemerintah kota juga mempromosikan penggunaan gelang reflektif sebagai perlindungan tambahan bagi pejalan kaki pada malam hari melalui berbagai distrik, lingkungan, pusat pembelajaran lansia, dan pusat perawatan.
Dalam hal rekayasa lalu lintas, kota ini telah menyelesaikan 240 penataan mundur penyeberangan pejalan kaki, menambah 358 pulau perlindungan, memasang lampu penerangan penyeberangan di 99 lokasi, serta menerapkan fase lampu hijau awal atau fase khusus pejalan kaki di 881 persimpangan.
Pemerintah kota juga telah membuat 960 zebra cross berwarna hijau serta membangun trotoar sepanjang 27,7 kilometer.
Pemerintah Kota Taichung menegaskan akan terus mengoptimalkan lingkungan lalu lintas melalui peningkatan rekayasa jalan, edukasi keselamatan, dan penegakan hukum guna menekan angka kecelakaan di masa mendatang.
(Oleh Su Mu-chun dan Agoeng Sunarto)