Taipei, 10 Mar. (CNA) Chung Jye Investment Holding Co. hari Senin (9/3) mengatakan Indonesia menjadi fokus pengembangan mereka tahun ini, seraya mencatat pembangunan pabrik baru mereka di Jawa Timur telah dimulai pada akhir Oktober tahun lalu dan terus berjalan sesuai rencana.
Chung Jye, perusahaan berbasis di Taiwan yang berfokus di bidang manufaktur sepatu, juga menyatakan rencana untuk secara bertahap memperluas kapasitas produksi di empat basis utama mereka, yaitu Tiongkok, Vietnam, India, dan Indonesia.
Juga dalam pengumuman Senin, Chung Jye menjelaskan bahwa pada kuartal keempat tahun lalu, laba operasional mereka mencapai NT$80 juta (Rp42,5 miliar), dengan margin laba operasional 1,6 persen, meningkat 0,9 poin persentase dibandingkan kuartal ketiga.
Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada perusahaan induk pada kuartal keempat mencapai NT$90 juta, turun 78,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan laba per saham (EPS) NT$0,58, kata Chung Jye.
Di sepanjang 2025, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada perusahaan induk mencapai NT$537 juta, dengan EPS NT$3,5, tambah Chung Jye.
Chung Jye juga mengatakan bahwa kebijakan tarif timbal balik Amerika Serikat telah membuat sentimen konsumsi menjadi lebih berhati-hati.
Pada kuartal keempat 2025, pendapatan konsolidasi Chung Jye mencapai NT$4,95 miliar, turun 26,7 persen secara tahunan, kata perusahaan.
Chung Jye menambahkan bahwa margin laba kotor pada kuartal keempat tahun lalu mencapai 11,7 persen, meningkat 1,9 poin persentase dibandingkan kuartal ketiga.
Perusahaan akan terus mengoptimalkan efisiensi produksi dan memperbaiki kombinasi produk, serta terus mengembangkan pelanggan merek baru di dalam dan luar negeri, dengan harapan margin laba kotor tahun ini dapat membaik secara bertahap, kata Chung Jye.
(Oleh Pan Chih-yi dan Jason Cahyadi)
Selesai/IF