Taipei, 11 Mar. (CNA) Tim nasional sepak bola putri Taiwan melaju ke perempat final AFC Women's Asian Cup 2026 setelah mengalahkan India 3-1 di Western Sydney Stadium pada Selasa (10/3).
Taiwan memimpin pada menit ke-12, memanfaatkan bola yang terlepas dari pemain belakang India yang salah kontrol. Adalah Su Yu-hsuan (蘇育萱), penyerang yang pernah membobol Indonesia dalam kualifikasi pada Juli 2025, yang pertama kali merobek jala.
India menyamakan kedudukan pada menit ke-39, melalui tendangan bebas Manisha Kalyan yang sempat memancing pengecekan melalui VAR.
Sebelum turun minum, kiper India Elangbam Panthoi Chanu mencatatkan gol bunuh diri, setelah tendangan penalti Taiwan membentur mistar, mengenai punggungnya, lalu menggelinding ke gawang.
Chen Yu-chin (陳昱嫀) menambah pundi gol Taiwan pada menit ke-77, setelah ia berhasil menerima umpan di belakang barisan pertahanan India dan tidak ada yang mampu menghalaunya.
Pelatih kepala Taiwan, Prasobchoke Chokemor mengatakan setelah pertandingan bahwa para pemain tampil baik dan menunjukkan tekad dalam mempertahankan gaya bermain mereka bahkan dalam situasi sulit.
Selain kemenangan atas India, Taiwan kalah dari Jepang 2-0 dan mengalahkan Vietnam 1-0 sehingga finis di posisi kedua Grup C dengan catatan 2-1 dan melaju ke perempat final, di mana mereka akan menghadapi Tiongkok di Perth pada 14 Maret.
Tiongkok tetap menjadi salah satu tim terkuat di Asia, kata Chokemor. Namun, meskipun Tiongkok mengalahkan Taiwan dua kali tahun lalu, ia merasa timnya telah merancang taktik untuk memberikan perlawanan.
Jika Taiwan berhasil membuat kejutan melawan Tiongkok, mereka akan lolos ke FIFA Women's World Cup 2027 di Brasil.
Sementara itu, mantan pelatih tim nasional Chen Kuei-jen (陳貴人), yang ikut bersama skuad sebagai penasihat Kementerian Olahraga Taiwan, dilaporkan diminta meninggalkan pinggir lapangan setelah bersorak "Taiwan."
Dalam wawancara dengan CNA, Chen mengatakan dirinya merasa cukup terkejut, karena setelah menonton sepak bola selama bertahun-tahun ini adalah pertama kalinya ia mengalami kejadian seperti ini.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Taiwan Women's Football Players Associaton Chiao Chia-hung (焦佳弘), yang juga menonton di pinggir lapangan, menambahkan bahwa kali ini standar pemeriksaan terhadap barang-barang dukungan dari penonton tampaknya terlalu ketat.
Menanggapi insiden, Asosiasi Sepak Bola Chinese Taipei mengatakan AFC meminta para pendukung Taiwan untuk menyebut tim tersebut sebagai "Chinese Taipei."
Taiwan sendiri memiliki liga profesional sepak bola putri, Taiwan Mulan Football League, yang telah bergulir sejak 2014, menggantikan Taiwan Ladies League yang dibentuk pada 1990. Delapan tim tengah berkompetisi pada musim 2025/2026 yang sedang berjalan.
Selesai/ML