Kaohsiung, 11 Mar. (CNA) Seorang pria telah dijatuhi hukuman delapan tahun penjara setelah terbukti merampok uang tunai senilai NT$ 5.000 (Rp2,56 juta) di Distrik Meinong, Kaohsiung dengan pistol mainan tahun lalu, kata Pengadilan Distrik Ciaotou Taiwan.
Berdasarkan surat putusan pidana, terdakwa, pria bermarga Lee (李) yang sedang terdesak kebutuhan ekonomi pada Juli 2025 mengendarai sepeda motor ke kediaman seorang wanita berusia 60 tahun.
Setelah memastikan situasi sepi dan korban hanya sendirian, Lee menodongkan pistol mainan berwarna hitam ke arah korban dan memerintahkannya untuk jongkok serta menyerahkan harta benda, menurut putusan.
Putusan merinci bahwa Lee masuk ke dalam rumah korban dan mengambil uang tunai NT$ 5.000 yang ditempelkan dengan magnet di atas lemari es, lalu melarikan diri.
Dari tinjauan rekaman kamera pengawas dan kesaksian korban, dan mengingat usia, kondisi fisik korban, serta lingkungan sekitar yang sepi, kata hakim, pihaknya menilai korban benar-benar kehilangan kemampuan untuk melawan.
Selain itu, meskipun pistol tersebut tidak memiliki daya ledak (bukan senjata api asli), menurut hakim, berat, tekstur, dan tampilannya sangat mirip dengan aslinya.
Karena materialnya yang keras, pistol tersebut tetap dikategorikan sebagai "senjata berbahaya" secara objektif karena dapat menyebabkan cedera jika digunakan untuk menyerang fisik, menurut hakim.
Hakim juga menyoroti bahwa Lee adalah seorang pria di usia produktif yang seharusnya mampu bekerja untuk mencari nafkah, tetapi justru memilih menggunakan senjata untuk mengintimidasi lansia di rumah yang sunyi demi mendapatkan uang cepat, sebuah tindakan yang dinilai sangat buruk.
Selain itu, Lee terungkap memiliki rekam jejak kriminal yang buruk, di mana dua bulan sebelum kejadian ini (Mei 2025), ia baru saja divonis sembilan bulan penjara atas kasus pencurian dengan pemberatan, kata hakim.
Mengingat ia melakukan kejahatan yang lebih berat dalam waktu singkat dan belum mencapai kesepakatan damai dengan korban, kata hakim, Lee dijatuhi hukuman delapan tahun penjara atas tuduhan perampokan dengan senjata dan memasuki kediaman tanpa izin.
Kasus ini masih dapat diajukan banding.
(Oleh Chang Yi-lien dan Agoeng Sunarto)
Selesai/JC