Tersangka insiden berpisau di Kantor Presiden Taiwan dibebaskan tanpa jaminan

10/03/2026 18:14(Diperbaharui 10/03/2026 18:14)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Tersangka bermarga Lee (tengah) dikawal petugas penegak hukum setelah diduga mencoba memasuki Kantor Kepresidenan dengan membawa pisau pada Senin. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Tersangka bermarga Lee (tengah) dikawal petugas penegak hukum setelah diduga mencoba memasuki Kantor Kepresidenan dengan membawa pisau pada Senin. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 10 Mar. (CNA) Pengadilan Distrik Taipei telah menolak permintaan kejaksaan untuk menahan seorang pria yang diduga mencoba memasuki kompleks Kantor Kepresidenan di Taipei dengan membawa pisau pada Senin (9/3), dan memerintahkan agar ia dibebaskan tanpa jaminan.

Kejaksaan mengajukan permohonan penahanan terhadap tersangka, pria bermarga Lee (李), atas dugaan melakukan ancaman yang membahayakan keselamatan publik, dengan alasan adanya kecurigaan kuat atas tindakan kriminal dan risiko ia dapat melakukan aksi serupa.

Namun, setelah meninjau kasus, pengadilan hari Selasa memerintahkan Lee dibebaskan tanpa jaminan, dengan keputusan bahwa tidak ada dasar hukum untuk penahanan dan meminta kejaksaan mempertimbangkan penempatan sementara untuk evaluasi kesehatan mental, mengingat kekhawatiran yang dikonfirmasi keluarganya.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 02.50 hari Senin ketika tersangka tiba dengan taksi dari Kota Keelung dan mengacungkan pisau di depan Kantor Kepresidenan, sambil berteriak, "Tuhan menyuruh saya membunuh komunis."

Kepolisian kota segera menuju lokasi setelah diberitahu polisi militer, dan kedua kelompok petugas tersebut menangkap Lee. Tidak ada yang terluka dalam insiden ini.

Menurut polisi saat itu, pisau tersebut telah diambil dari Lee, yang tampaknya sedang mencoba mengungkapkan keluhannya.

Juru bicara Kantor Kepresidenan Karen Kuo (郭雅慧) hari Senin mengatakan pria tersebut dengan cepat dilumpuhkan petugas keamanan dan kompleks tetap aman.

(Oleh Hsieh Chun-ling, Ko Lin, dan Jason Cahyadi)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.