Kades Guangfu dibebaskan dengan jaminan NT$1 juta

11/03/2026 08:58(Diperbaharui 11/03/2026 08:58)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Kepala Desa Guangfu, Lin Ching-shui. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Kepala Desa Guangfu, Lin Ching-shui. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 10 Mar. (CNA) Pengadilan Distrik Hualien pada Senin (10/3) malam membebaskan Kepala Desa Guangfu, Lin Ching-shui (林清水), dengan jaminan sebesar NT$1 juta (Rp530,9 juta), dengan syarat ia mengenakan alat pemantau elektronik.

Lin dan dua pejabat kantor desa lainnya dituntut sebelumnya pada hari yang sama oleh Kejaksaan Distrik Hualien atas dugaan kegagalan mereka mengevakuasi warga sebelum terjadinya jebolnya danau bendungan Sungai Matai'an pada 23 September 2025.

Banjir akibat jebolnya bendungan tersebut menyebabkan 19 orang tewas dan lima lainnya hilang.

Kejaksaan menuntut ketiga pejabat tersebut atas tuduhan menyebabkan bencana karena kelalaian tugas, pembunuhan karena kelalaian, dan pemalsuan data evakuasi.

Mereka menuntut hukuman penjara sepuluh tahun untuk Lin, dengan alasan ia menyangkal tanggung jawab dan tidak menunjukkan penyesalan.

Keluarga dan teman-teman Lin Ching-shui menunggu di luar pengadilan pada Senin malam untuk pembebasannya. (Sumber Foto : CNA, 9 Maret 2026)
Keluarga dan teman-teman Lin Ching-shui menunggu di luar pengadilan pada Senin malam untuk pembebasannya. (Sumber Foto : CNA, 9 Maret 2026)

Menurut kejaksaan, Lin gagal memimpin operasi tanggap darurat setelah peringatan dikeluarkan mengenai potensi bencana.

Ia juga meninggalkan posnya untuk menerima implan gigi di Kelurahan Fenglin setelah peringatan merah yang merekomendasikan evakuasi wajib telah dikeluarkan, kata kejaksaan.

Kejaksaan juga menyebut bahwa ketiga pejabat tersebut memalsukan data evakuasi dalam laporan kepada Pemerintah Kabupaten Hualien dan pemerintah pusat, dengan Lin mengklaim bahwa evakuasi pencegahan telah selesai meskipun masih ada warga yang berada di zona bahaya.

Lin telah ditahan sejak 15 Januari karena kekhawatiran ia dapat bersekongkol dengan rekan atau saksi, atau berusaha melarikan diri.

(Oleh Lee Hsien-feng, Wu Kuan-hsien, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.