Taipei, 11 Mar. (CNA) Departemen Ketenagakerjaan Kota Taipei hari Selasa (10/3) mengatakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis pekerja migran mereka yang pertama tahun ini akan digelar pada 15 Maret pukul 12.30 hingga 15.00 di aula Taipei Main Station (TMS).
Melalui rilis pers, Kantor Pekerja Migran dan Disabilitas dari departemen tersebut mengatakan kegiatan ini mencakup pemeriksaan kesehatan umum, kedokteran gigi, THT (telinga, hidung, tenggorokan), penyakit dalam, ginekologi, psikiatri atau medis kesehatan mental, hingga pengobatan tradisional Tiongkok.
Untuk membantu pekerja migran lebih memahami kondisi kesehatan mereka, dalam beberapa tahun terakhir juga ditambahkan pemeriksaan ultrasonografi jantung, perut, dan ginekologi, lanjut kantor tersebut.
Selain itu, di lokasi juga disediakan petugas penerjemah untuk membantu komunikasi antara dokter dan pekerja migran, tambah kantor tersebut.
Kantor tersebut mengatakan pekerja migran hanya perlu membawa dokumen yang dapat membuktikan status izin tinggal mereka yang sah di Taiwan.
Dua puluh peserta pertama yang menyelesaikan kegiatan akan mendapatkan kupon penukaran layanan pijat bagi penyandang tunanetra selama 15 menit secara gratis, yang juga bisa ditukar kupon minimarket, tambah kantor tersebut.
Departemen Ketenagakerjaan Wang Chiu-tung (王秋冬) mengatakan bahwa selain pemeriksaan kesehatan, di lokasi kegiatan juga tersedia berbagai layanan informasi mengenai kesehatan, kebersihan, serta kehidupan di Taiwan.
Meskipun pekerja migran biasanya sibuk bekerja setiap hari dan memanfaatkan hari libur untuk beristirahat atau berkumpul dengan teman, kata Wang, ia mengimbau mereka untuk tidak lupa tetap memerhatikan kesehatan diri sendiri.
Wang mengatakan ia berharap pemberi kerja dan agensi dapat menyampaikan informasi ini serta mendorong pekerja migran untuk memanfaatkan kesempatan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.
Ia juga mengatakan tahun ini telah direncanakan empat kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis, yakni pada 15 Maret, 14 Juni, 16 Agustus, dan 4 Oktober.
Kantor Pekerja Migran dan Disabilitas menjelaskan kepada CNA bahwa saat ini terdapat sekitar 50.000 pekerja migran di Taipei, yang sebagian besar adalah perawat rumah tangga.
Berbeda dengan daerah lain yang lebih banyak mendatangkan pekerja migran untuk kebutuhan tenaga kerja pabrik dan memerlukan pengelolaan terpusat, karakteristik di Taipei lebih memungkinkan kegiatan yang dikhususkan untuk pemeriksaan kesehatan, bukannya digabungkan dengan acara lain, kata kantor tersebut.
Oleh karena itu, kata kantor tersebut, Taipei saat ini menjadi satu-satunya kota di antara enam kota besar di Taiwan yang menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan kesehatan khusus bagi pekerja migran.
Kantor tersebut juga menyebutkan bahwa TMS memiliki akses transportasi yang mudah, sehingga pekerja migran dapat dengan mudah datang.
Pekerja migran yang tidak bekerja di Taipei juga dapat mengikuti pemeriksaan kesehatan ini, yang sejak diselenggarakan pertama kali pada 2004, telah dinikmati lebih dari 20.000 tenaga kerja asing, kata kantor tersebut.
(Oleh Yang Shu-min dan Jason Cahyadi)
Selesai/ML