Lansia produsen narkoba asal Taiwan dideportasi dari Filipina usai jalani hukuman penjara

12/03/2026 13:06(Diperbaharui 12/03/2026 13:06)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Produsen narkoba asal Taiwan bermarga Chang, yang dikawal petugas penegak hukum Taiwan, dideportasi dari Filipina ke Taiwan. (Sumber Foto : CNA, 11 Maret 2026)
Produsen narkoba asal Taiwan bermarga Chang, yang dikawal petugas penegak hukum Taiwan, dideportasi dari Filipina ke Taiwan. (Sumber Foto : CNA, 11 Maret 2026)

Taipei, 12 Mar. (CNA) Seorang produsen narkoba asal Taiwan berusia 80 tahun yang berasal dari New Taipei hari Rabu (11/3) dideportasi dari Filipina setelah menyelesaikan hukuman penjaranya dan dikawal kembali ke Taiwan untuk dibui akibat vonis sebelumnya.

Pria tersebut, bermarga Chang (張), melarikan diri dari Taiwan pada Oktober 2016 sebelum hukuman penjaranya final dalam kasus yang melibatkan produksi narkotika golongan 3, fenazepam, di Kabupaten Pingtung.

Chang sebelumnya telah dijatuhi hukuman lima tahun enam bulan penjara oleh Pengadilan Distrik Kaohsiung.

Pada 2018, agen dari Badan Penegakan Narkotika Filipina (PDEA) menangkap Chang di Kota Muntinlupa -- sekitar 22 kilometer dari Manila -- atas kepemilikan sekitar tiga kilogram metamfetamin senilai lebih dari NT$11 juta (Rp5,8 miliar).

Setelah menyelesaikan hukuman penjaranya di Filipina pada Februari, Chang dipindahkan ke fasilitas penahanan yang dikelola Biro Imigrasi Filipina sambil menunggu deportasi.

Chang dikawal kembali ke Taiwan pada Rabu sore oleh petugas dari Biro Investigasi Kriminal Taiwan dan petugas penghubung dari Biro Investigasi Kementerian Kehakiman Taiwan yang ditempatkan di Filipina, dan dijadwalkan diserahkan ke kejaksaan di Kaohsiung, menurut pihak berwenang.

(Oleh James Thompson, Huang Li-yun, Hsieh Chun-lin, dan Jason Cahyadi)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.