Massa udara dingin akan turunkan suhu Taiwan hingga 15°C pada Senin malam

09/03/2026 11:26(Diperbaharui 09/03/2026 11:26)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

 (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
 (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 9 Mar. (CNA) Suhu di Taiwan utara diperkirakan akan turun hingga 15 derajat Celsius pada Senin (9/3) malam, akibat massa udara dingin kontinental, menurut Direktorat Jenderal Cuaca Pusat (CWA).

Sementara suhu pada siang hari akan berkisar antara 17 hingga 20 derajat di Taiwan utara, suhu kemungkinan akan turun pada malam hari, mencapai 15 derajat saat massa udara dingin menguat, kata CWA.

Pada Selasa dini hari, suhu di bagian utara Taiwan diperkirakan akan turun hingga 14 derajat, menurut prakiraan CWA.

Taiwan tengah dan selatan akan mengalami cuaca yang lebih hangat pada Senin, dengan suhu tertinggi siang hari 25-27 derajat, namun suhu akan turun menjadi 15-18 derajat pada malam hari, kata CWA.

Menurut meteorolog independen Wu Der-rong (吳德榮), suhu di daerah dataran rendah di berbagai wilayah Taiwan mungkin akan turun lebih rendah lagi pada Selasa malam hingga Rabu akibat efek pendinginan radiasi -- pendinginan tanah di bawah langit cerah, angin ringan, dan kondisi kering.

Sementara itu, CWA telah mengeluarkan peringatan hujan lebat untuk Kabupaten Yilan, Kota Keelung, dan pesisir utara New Taipei pada Senin pagi, memperingatkan adanya curah hujan setidaknya 80 milimeter dalam 24 jam, atau 40 milimeter dalam satu jam.

(Oleh Huang Chiao-wen, Frances Huang, dan Jennifer Aurelia) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.