Taipei, 8 Mar. (CNA) Taiwan tetap berharap bahwa tim nasional putra bisbol mereka, yang bertanding dengan nama Chinese Taipei, akan melaju ke perempat final World Baseball Classic (WBC) setelah meraih kemenangan 5-4 atas Korea Selatan dalam pertandingan yang menegangkan hingga babak tambahan di Tokyo Dome pada Minggu (8/3).
Didukung tiga home run -- dua pukulan solo dari Yu Chang (張育成) dan Cheng Tsung-che (鄭宗哲) serta satu home run dua angka dari Stuart Fairchild -- kemenangan ini memberikan Tim Taiwan kemenangan kedua yang sangat dibutuhkan di Grup C yang berisi lima tim, di mana hanya dua tim teratas yang akan melaju ke babak gugur di Miami, Florida.
Memasuki babak tambahan dengan skor imbang 4-4, Taiwan berhasil mencetak satu angka di bagian atas inning kesepuluh untuk memimpin 5-4. Tseng Jyun-yue (曾峻岳) kemudian naik ke titik pelempar dan mengamankan kemenangan dengan tiga out cepat.
Kemenangan ini menandai pertama kalinya skuad nasional Taiwan mengalahkan Korea Selatan di WBC setelah kalah dalam empat pertemuan sebelumnya.
Dalam wawancara setelah pertandingan, Manajer Tseng Hao-jiu (曾豪駒) mengaitkan kemenangan ini dengan upaya maksimal yang dilakukan setiap pemain.
"Saya pikir semua orang melakukan tugasnya dengan baik. [Mereka] fokus pada setiap lemparan dan tidak menyisakan apa pun di lapangan."
"Karena kita semua tahu bahwa dalam pertandingan ini, jika Anda membuat sedikit kesalahan, kemenangan akan direbut tim lawan. Saya sangat berterima kasih kepada semua pemain karena fokus untuk memenangkan pertandingan ini," kata Tseng kepada seorang reporter olahraga Taiwan setelah pertandingan.
Sebelum pertandingan Minggu, Taiwan berada dalam posisi sulit. Satu-satunya kemenangan mereka di grup hanya ada dari mengalahkan Republik Ceko 14-0 lewat aturan belas kasihan pada Sabtu.
Untuk menjaga peluang lolos, Taiwan harus mengalahkan Korea Selatan pada Minggu. Mereka juga perlu Jepang mengalahkan Australia pada hari yang sama, serta berharap Korea Selatan mengalahkan Australia pada pertandingan Senin.
Hanya dalam skenario ini -- di mana Taiwan, Korea Selatan, dan Australia semuanya akan finis dengan rekor 2-2 di Grup C -- Taipei dapat berharap aturan tiebreaker WBC akan menguntungkan mereka.
Meskipun kemenangan Minggu tidak menjamin Taiwan akan melaju ke pertandingan di Miami, Tseng mengatakan kepada reporter bahwa tim telah melakukan yang terbaik dan kini menunggu hasil akhirnya.
Dalam pertandingan yang berlangsung ketat pada Minggu, Taipei berhasil unggul lebih dulu 1-0 melalui home run solo Yu Chang (張育成) ke lapangan kiri di bagian atas inning kedua.
Secara defensif, pelempar andalan Taiwan Gu Lin Ruei-yang (古林睿煬), yang saat ini bermain untuk Nippon Ham Fighters di Jepang, tampil solid selama empat inning tanpa kebobolan sebelum digantikan di bagian atas inning kelima dengan pelari di base satu dan tiga tanpa out.
Pelempar pengganti Lin Wei-en (林維恩) kemudian naik ke mound dan berhasil meminimalisasi kerusakan dengan memaksa double play ground ball, meskipun Korea Selatan mampu menyamakan skor menjadi 1-1 dalam proses tersebut.
Cheng Tsung-che (鄭宗哲) dari Taiwan memecah skor imbang 1-1 dengan home run solo lainnya di bagian atas inning keenam untuk sementara membawa Taiwan unggul. Namun tak lama kemudian, Kim Do-yeong dari Korea Selatan memukul home run dua angka untuk membawa timnya kembali unggul 3-2 di bagian bawah inning keenam.
Seperti dua petinju yang saling bertukar pukulan, home run dua angka Stuart Fairchild di bagian atas inning kedelapan kembali membangkitkan harapan Taiwan untuk meraih kemenangan, sebelum pukulan Kim kembali membuahkan dua poin dari rekan setimnya, menyamakan skor menjadi 4-4.
Memasuki inning tambahan, kapten tim Chen Chieh-hsien (陳傑憲), yang absen dalam dua pertandingan terakhir setelah terkena lemparan di tangan kirinya pada pertandingan melawan Australia hari Kamis, berhasil mencetak angka kemenangan dari base dua melalui dua bunt -- pukulan yang sengaja dilemahkan -- berturut-turut.
Mengomentari penampilannya sebagai pelempar pertama, Gu Lin mengatakan dalam wawancara setelah pertandingan bahwa ia selalu percaya dirinya setara dengan tim Korea, dan ia berusaha sebaik mungkin menggunakan sedikit lemparan melawan pemukul Korea dengan menyerang zona strike.
Ia juga mengatakan kemenangan Minggu adalah momen yang tak terlupakan dan mengharukan bagi dirinya dan seluruh tim.
Fairchild, yang memukul home run dalam dua pertandingan berturut-turut, mengatakan kepada reporter bahwa ia mencari bola "di atas zona" dan beruntung melihat lemparan slider lalu memukulnya dengan keras di inning kedelapan.
Ketika diminta mengomentari rivalitas bisbol yang telah lama berlangsung antara Taiwan dan Korea Selatan, Fairchild, yang bermain untuk Chinese Taipei untuk pertama kalinya, mengatakan sejak awal sudah jelas "Ada gairah di kedua sisi dari para penggemar."
"Maksud saya, para penggemar datang, mendukung kami, dan memberi kami energi yang kami butuhkan untuk terus berjuang," ujarnya.
Di sisi lain, dalam sebuah postingan di Facebook, Presiden Lai Ching-te (賴清德) berterima kasih kepada "Semua pahlawan Taiwan," menyebut mereka sebagai "Tim Taiwan yang paling kami banggakan" karena menjaga harapan Taiwan untuk melaju ke perempat final dalam pertandingan terakhir babak grup.
"Tim Taiwan secara langsung membuktikan pernyataan ini dengan penampilan mereka," tulis Lai.
Dalam postingan Facebook terpisah, Perdana Menteri Cho Jung-tai (卓榮泰) juga mengucapkan selamat kepada tim atas kemenangan mereka.
Ia berterima kasih kepada para penggemar Taiwan yang mendukung tim di Tokyo Dome, di rumah, dan di acara-acara menonton bersama, mengatakan bahwa dukungan mereka memotivasi para pemain.
Cho mencatat bahwa peluang Taiwan untuk mencapai perempat final bergantung pada hasil pertandingan lain dan mengajak para penggemar untuk terus mengirimkan energi positif agar Tim Taiwan dapat melaju ke perempat final di Miami.
Sementara itu, Wali Kota Taipei Chiang Wan-an (蔣萬安) memposting sebuah video di akun Facebook-nya sebelum pertandingan di mana ia menyemangati Tim Taiwan.
Selesai/JC