Bayi tak berdokumen Indonesia ditolong Harmony Home di ambang risiko kelangsungan hidup

26/02/2026 15:46(Diperbaharui 26/02/2026 15:46)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Duta amal di Harmony Home, artis Kimberley Chen. (Sumber Foto : Harmony Home Foundation, Taiwan)
Duta amal di Harmony Home, artis Kimberley Chen. (Sumber Foto : Harmony Home Foundation, Taiwan)

Taipei, 26 Feb. (CNA) Harmony Home Foundation, Taiwan mengatakan mereka telah membantu seorang bayi tak berdokumen berkewarganegaraan Indonesia, setelah ibunya memikul sendiri tekanan untuk mengandungnya sementara juga harus menafkahi orang tua.

Saat masih di dalam kandungan, bayi laki-laki tersebut sudah kehilangan kehadiran ayahnya yang dideportasi. Ibunya, pekerja migran hilang kontak, menghadapi tekanan berat: di Indonesia ada orang tua lanjut usia yang harus dinafkahi, sementara ia saat itu sedang mengandung, kata yayasan.

Di tengah situasi tanpa tempat meminta pertolongan, sang ibu, melalui perkenalan seorang teman, mendatangi Harmony Home, dan akhirnya memperoleh lingkungan yang aman untuk menjalani pemeriksaan kehamilan serta menunggu persalinan dengan tenang, kata yayasan.

Setelah melahirkan, sang ibu juga menerima bantuan pengasuhan anak secara penuh waktu, sehingga bayinya dapat tumbuh menjadi anak laki-laki yang sehat dan ceria, dan kini telah berusia 3 tahun, kata yayasan tersebut.

Menurut Direktorat Jenderal Imigrasi, jumlah total pekerja migran hilang kontak di Taiwan telah mencapai 94.542 orang pada akhir 2025, hampir dua kali lipat dari tahun 2020 yang berjumlah 49.334 orang.

Wakil Direktur Eksekutif Harmony Home, Feng Yi-fan (馮一凡) dalam siaran pers hari Kamis (26/2) menyatakan bahwa hal ini menunjukkan kemungkinan semakin banyak bayi tak berdokumen seperti kisah di atas yang sedang menghadapi risiko kelangsungan hidup.

Untuk itu, Harmony Home telah meluncurkan "Program Pengasuhan Anak Seharian Penuh Tanpa Memandang Kewarganegaraan" (不分國籍兒童全日型照顧計畫) dan mengundang artis Kimberley Chen (陳芳語), yang telah lima kali menjabat sebagai duta amal, untuk berbagi pengalaman secara langsung.

Penyanyi kelahiran Australia yang berbasis di Taiwan tersebut diundang untuk mengajak publik memerhatikan kehidupan kecil yang berjuang di celah-celah masyarakat ini, serta memastikan mereka memperoleh hak dasar untuk bertahan hidup, menurut yayasan.

Chen menyebutkan bahwa lima tahun lalu, saat pertama kali menjadi duta, ia menghadapi anak-anak yang rapuh dan membutuhkan pertolongan. Meskipun suasana penuh keceriaan, tetap ada rasa tidak tega dan haru yang terasa, ujarnya.

Namun, kata Chen, lima tahun kemudian, ia menyaksikan pertumbuhan para anak-anak, melihat ketangguhan hidup mereka. Mereka bukan sekadar angka statistik, melainkan kehidupan nyata yang merindukan cahaya dan harapan, ujarnya. "Selama ada sedikit dukungan, mereka bisa tumbuh dengan sangat baik."

Pendiri Harmony Home Nicole Yang (楊婕妤) menegaskan bahwa anak adalah individu yang mandiri dan tidak seharusnya dihukum karena status orang tua mereka.

"Program Pengasuhan Anak Seharian Penuh Tanpa Memandang Kewarganegaraan" sedang dijalankan Harmony Home untuk membantu anak-anak yang seakan tak terlihat ini, dan menjadi penopang terkuat bagi mereka, kata Yang.

Yayasan mengajak masyarakat untuk mendukung program ini guna membangun payung perlindungan bagi anak-anak di yang terpinggirkan, menyediakan sumber daya yang diperlukan, serta memungkinkan mereka tumbuh dalam lingkungan penuh kasih dan aman, dengan masa depan yang layak untuk dinantikan.

Informasi lebih lanjut dapat dilihat di situs resmi Harmony Home atau menghubungi 02-2738-9600 di ekstensi 18, kata yayasan.

(Oleh Tseng Yi-ning dan Jason Cahyadi)

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.