Taipei, 27 Feb. (CNA) Dengan dakwaan terakhir yang dikeluarkan pada bulan Desember, Biro Investigasi Kriminal (CIB) pada hari Kamis (26/2) mengidentifikasi sindikat phishing 2024 sebagai yang terbesar yang pernah dibongkar di Taiwan baik dari segi kerugian finansial maupun jumlah tersangka.
Seorang penyidik CIB mengatakan kepada CNA melalui telepon pada hari Kamis bahwa 19 tersangka didakwa pada bulan Desember, termasuk dua orang yang sebelumnya telah didakwa bersama lima lainnya pada akhir 2024 -- sehingga total individu yang didakwa dalam kasus ini menjadi 24 orang.
Ke-24 tersangka didakwa dengan kejahatan terkait penipuan berdasarkan Undang-Undang Pencegahan Bahaya Kejahatan Penipuan dan undang-undang lainnya karena menipu setidaknya 107 orang dengan total kerugian NT$4,5 juta (Rp2,4 miliar) melalui pesan teks phishing, kata penyidik CIB.
Ia menambahkan bahwa jumlah tersangka dan besarnya uang yang terlibat menjadikan ini sindikat phishing terbesar yang pernah dibongkar di Taiwan.
CIB di bawah Badan Kepolisian Nasional mengadakan konferensi pers pada hari Rabu untuk mengungkapkan rincian penyelidikan kasus ini, setelah meninjau dakwaan yang dikeluarkan terhadap 19 tersangka terakhir yang diterima biro pada pertengahan Januari.
Sindikat tersebut diduga mengirimkan pesan teks yang menyamar sebagai penyedia utilitas dan perusahaan, seperti Taiwan Water Corp. dan Far Eastern Electronic Toll Collection Co., kata Chang Wei-lun (張瑋倫), wakil kepala unit investigasi telekomunikasi kepolisian, dalam acara tersebut.
Pesan-pesan tersebut berisi tautan ke situs web palsu yang dirancang menyerupai situs perusahaan yang ditiru, sehingga menipu korban untuk memberikan detail kartu kredit dan kode verifikasi yang kemudian digunakan penipu untuk melakukan pembelian online, kata Chang.
Di antara kasus yang paling menonjol adalah seorang pria yang kartu kreditnya digunakan secara curang sebanyak 60 kali dan seorang wanita yang kehilangan NT$200.000 akibat penipuan tersebut, tambahnya.
Ke-24 tersangka -- dipimpin oleh seseorang bermarga Chang (張) dan seorang anggota geng Bamboo Union bermarga Kuo (郭) -- ditangkap di 11 kota dan kabupaten di seluruh Taiwan dalam berbagai operasi, dari Agustus 2024 hingga Juni tahun lalu, menurut CIB.
Menurut penyidik CIB yang berbicara kepada CNA, penipuan tersebut terjadi selama sekitar enam bulan dari April hingga September 2024.
Chang saat ini sedang menjalani hukuman penjara untuk pelanggaran yang tidak terkait, sementara 23 tersangka lainnya yang didakwa, yang saat ini tidak ditahan, sedang menunggu persidangan, katanya.
CIB mengatakan tersangka utama, Chang, berkonsultasi dengan seorang insinyur yang berbasis di Tiongkok tentang cara mendirikan operasi phishing sebelum pembentukan sindikat, meskipun pejabat tidak merinci apakah insinyur tersebut berkewarganegaraan Taiwan atau Tiongkok.
Selesai/ML