Sarita: PMI binaragawan gondol penghargaan terbaru di Taoyuan dan Kaohsiung

16/04/2026 16:44(Diperbaharui 16/04/2026 16:44)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Sarita (34), seorang pekerja migran Indonesia meraih penghargaan dalam IFBB Taiwan Open Regional 2026 di Kaohsiung. (Sumber Foto : Sarita)
Sarita (34), seorang pekerja migran Indonesia meraih penghargaan dalam IFBB Taiwan Open Regional 2026 di Kaohsiung. (Sumber Foto : Sarita)

Taipei, 16 Apr. (CNA) Sarita (34), pekerja migran Indonesia (PMI), kembali meraih penghargaan dalam IFBB Taiwan Open Regional 2026 di Kaohsiung, menambah koleksi prestasinya menjadi total 24 medali dan 14 piagam, demikian disampaikannya dalam wawancara dengan CNA pada Rabu (15/4).

Seperti pernah diberitakan CNA, Sarita mulai menekuni dunia binaraga di Taiwan sejak 2023 di Kabupaten Changhua. Ia kemudian meraih peringkat ketiga pada kompetisi di Tainan pada Agustus 2023. Sejak saat itu, ia aktif mengikuti berbagai kompetisi binaraga natural, baik tingkat lokal maupun internasional di berbagai kota di Taiwan.

Baca juga: Sarita, PMI binaragawan asal Indramayu raih 15 penghargaan dalam satu tahun

Dalam kurun waktu sekitar satu tahun sejak Agustus 2023 hingga April 2024, ia telah mengumpulkan 15 penghargaan. Kini, jumlah tersebut terus bertambah menjadi 24 medali dan 14 piagam.

(Sumber Foto : Sarita)
(Sumber Foto : Sarita)

Pada 21 Maret lalu, Sarita juga meraih juara pertama kelas 70 kilogram serta juara umum dalam Taoyuan City Games Mayor’s Cup Bodybuilding and Fitness Champion 2026.

Penghargaan terbarunya diraih pada 4 April di Kaohsiung, di mana ia berhasil menjadi juara pertama kategori pemula Men’s Physique, juara kedua kategori Open Men’s Physique, serta juara umum.

(Sumber Foto : Sarita)
(Sumber Foto : Sarita)

Terkait persiapan, Sarita mengatakan ia menjalani latihan intensif selama sekitar 40 hari menjelang kompetisi, bertepatan dengan awal bulan puasa.

“Saya mempersiapkannya saat awal bulan puasa hingga pada hari kontes tersebut. Persiapannya seperti latihan, dan juga menjaga pola makan,” tuturnya.

Sarita spontan terduduk saat dirinya diumumkan sebagai pemenang kategori pemula Men’s Physique. (Sumber Foto : Sarita)
Sarita spontan terduduk saat dirinya diumumkan sebagai pemenang kategori pemula Men’s Physique. (Sumber Foto : Sarita)

“Kalau untuk persiapan mengikuti kompetisi, saya menggunakan program diet. Untuk program penurunan berat badan, nasinya saya ganti sayur dan buah. Untuk protein, saya tetap pakai dada ayam, daging sapi, dan telor, dan yang pasti harus mengurangi lemak otot. Boleh juga ditambah suplemen minuman protein lainnya,” ujar sang binaragawan. 

Di akhir wawancara, Sarita berpesan kepada sesama pekerja migran Indonesia agar menjaga kesehatan melalui pola makan yang baik dan diimbangi dengan olahraga.

(Oleh Miralux)
Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.