Molly si hamster temukan rumah baru setelah jalani kehidupan di jalanan di New Taipei

16/02/2026 17:18(Diperbaharui 16/02/2026 17:18)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Molly si hamster. (Sumber Foto : Kantor Perlindungan dan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kota New Taipei)
Molly si hamster. (Sumber Foto : Kantor Perlindungan dan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kota New Taipei)

Taipei, 16 Feb. (CNA) Seekor hamster peliharaan yang hampir mati setelah berkeliaran di jalanan New Taipei telah pulih dan menemukan rumah baru, mendorong pihak berwenang untuk kembali menegaskan pentingnya kepemilikan hewan yang bertanggung jawab.

Hamster yang tersesat itu ditemukan di luar ruangan dan dilaporkan oleh perwakilan lingkungan, yang kemudian mengirim hewan lucu tersebut ke Kantor Perlindungan dan Inspeksi Kesehatan Hewan New Taipei pada bulan Desember, kata lembaga tersebut.

Dinamai Molly oleh lembaga tersebut, hewan mungil ini ditemukan mengalami kesulitan bernapas dan tidak bisa membuka matanya, sehingga memerlukan perawatan darurat, kata lembaga itu.

Hasil rontgen menunjukkan adanya sumbatan usus, yang kemungkinan disebabkan oleh hewan kecil itu memakan benda-benda yang tidak dapat dicerna saat berusaha bertahan hidup di luar ruangan, menurut kantor tersebut.

Molly, seekor hamster emas peliharaan, sudah tua dan bisa saja mati jika kondisinya tidak membaik, menurut seorang dokter hewan di lembaga tersebut.

Untungnya, Molly pulih setelah dirawat di rumah sakit dan melanjutkan pengobatan, dan segera menemukan pemilik baru serta rumah permanen sekitar pertengahan Januari, lapor kantor tersebut.

Molly si hamster. (Sumber Foto : Kantor Perlindungan dan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kota New Taipei)
Molly si hamster. (Sumber Foto : Kantor Perlindungan dan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kota New Taipei)

Molly si hamster. (Sumber Foto : Kantor Perlindungan dan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kota New Taipei)
Molly si hamster. (Sumber Foto : Kantor Perlindungan dan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kota New Taipei)

Kasus Molly mencerminkan peningkatan kepemilikan hamster peliharaan dalam beberapa tahun terakhir, karena hewan ini berukuran kecil dan membutuhkan ruang minimal -- tetapi insiden kabur atau ditelantarkan juga meningkat.

Lembaga perlindungan hewan tersebut mengatakan ada sepuluh kasus hewan pengerat peliharaan yang hilang dan ditemukan masyarakat umum yang tercatat tahun lalu di kota itu.

"Hamster peliharaan adalah hewan kecil yang sangat sensitif dan tidak memiliki kemampuan untuk bertahan hidup di luar ruangan," kata kantor tersebut.

Mereka memiliki kebiasaan menggerogoti yang kuat, dan dapat menggigit hingga keluar dari kandang lama atau kandang yang terbuat dari bahan berkualitas rendah, kata lembaga itu.

Di bawah Undang-Undang Perlindungan Hewan Taiwan, kegagalan menyediakan tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi hewan-hewan ini dapat dikenai denda hingga NT$15.000 (Rp8 juta), sementara menelantarkan hewan peliharaan dapat dikenai denda hingga NT$150.000.

(Oleh James Thompson dan Muhammad Irfan) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.