KFC meminta maaf setelah baterai ditemukan di dalam isian egg tart

11/02/2026 17:26(Diperbaharui 11/02/2026 17:26)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : threads.com/@jiajuang)
(Sumber Foto : threads.com/@jiajuang)

Taipei, 11 Feb. (CNA) KFC Taiwan meminta maaf pada Rabu (11/2) setelah seorang pelanggan mengatakan bahwa mereka menemukan sebuah baterai utuh di dalam isian tar telur (egg tart) yang dibeli di salah satu cabang di Kaohsiung, sebuah insiden yang pertama kali diungkapkan dalam sebuah unggahan di platform media sosial Threads.

Dalam unggahan pada Selasa, pelanggan tersebut mengatakan mereka membeli egg tart di toko KFC Nanzih dan menemukan sebuah benda gelap di dalam salah satunya saat bersiap untuk memanaskannya di oven microwave setelah menjadi dingin.

Foto dan video yang dibagikan secara daring menunjukkan sesuatu yang tampak seperti baterai tertanam di bagian bawah tar yang sudah sebagian dimakan.

"Keluarga saya terus menyuruh saya untuk memanaskannya di microwave karena rasanya lebih enak saat panas, tapi saya terlalu malas dan langsung memakannya begitu saja -- yang akhirnya menyelamatkan seluruh keluarga saya," tulis pelanggan tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, perusahaan meminta maaf karena telah menyebabkan keresahan pada konsumen, mengatakan bahwa mereka "sangat serius" menangani masalah ini dan telah meluncurkan penyelidikan serta tinjauan internal.

Jaringan makanan cepat saji tersebut mengatakan insiden itu secara awal diduga akibat kelalaian dalam prosedur operasional di salah satu toko, yang memungkinkan benda asing secara tidak sengaja masuk ke dalam produk saat persiapan.

KFC mengatakan telah melakukan tinjauan penuh terhadap operasional di cabang Nanzih dan telah mencoba menghubungi pelanggan untuk menyampaikan keprihatinan, namun belum menerima tanggapan.

Perusahaan juga telah memulai inspeksi dan memperkuat prosedur operasional di seluruh toko secara nasional, termasuk pemeriksaan pra-layanan yang lebih ketat, demikian disampaikan.

Insiden ini memicu diskusi hangat di dunia maya, dengan beberapa mantan karyawan yang mengaku bertanya-tanya bagaimana sebuah baterai bisa tetap utuh setelah dipanggang pada suhu tinggi, sementara yang lain mengatakan video tersebut tidak tampak direkayasa.

(Oleh Huang Chiao-wen, Lee Hsin-Yin, dan Jennifer Aurelia)  

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.